Tuesday, December 2, 2014

Pantun dan Syair Remaja


.“SALAH GAUL”.
I
Baju ketat tatonya timbul,
Sedikit tersinggung langsung memukul,
Mereka bilang dirinya gaul,
Padahal mereka bertingkah jadul.

Celana pensil berhias rantai,
Telanjang dada kayak dipantai,
Malas bekerja maunya nyantai,
Walau dirumah makannya petai.

Siang tidur malam begadang,
Dalam diskotik mereka berdendang,
Menari-nari dengan riang,
Hanya untuk hamburkan uang.

 

_PANTUN SUNTUK DI KANTOR_

pergi berlibur ke pulau kapuk,
sampai disana dikejar kunyuk.
pekerjaan semakin menumpuk,
tapi mata semakin ngantuk,

emas terdapat didalam tanah,
banyak terkubur berbatang-batang.
ingin rasanya pulang kerumah,
tidur terlentang diatas ranjang.

 

_PANTUN CINTA_
...Membidik Cinta..
Pelangi terbentang belah angkasa,
Disaat badai telah mereda,
Tulus hatiku ungkapkan rasa,
Luapan cinta di dalam dada.

Hamburkan uang tuk cari ilmu,
Uang ditukar sebuah buku.
Cintaku hadir hanya untukmu,
Sudikah engkau balas cintaku.

Musim kemarau bawa derita,
Air mengering suhu memanas.
Jika kau cinta kedipkan mata,
Jika tak cinta jangan bernafas.

 

PANTUN RINDU_
Lebah bersarang diramai kota,
Berharap kosong mendapat madu.
Semakin hari semakin cinta,
Sehari tak jumpa berasa sewindu.

Meja dibuat panjang dan lebar,
Tuk pertemuan yang sangat akbar.
Selalu berharap mendapat kabar,
Walau sekedar sms sang pacar.

Hewan mengumpat dibalik batu,
Hitam dan kecil bagai berudu.
Saat terpisah jarak dan waktu,
Hanya menangis ratapi rindu.

 

_SYAIR REMAJA_
mohon saranran dan kritik


I
Remaja bagaikan bom nuklir,
Ledakkan prestasi tanpa akhir,
Nama baik terus diukir,
Tanpa peduli orang mencibir.

Biar otak tidaklah pintar,
Terkadang malas untuk belajar,
Namun prestasi terus dikejar,
Agar kelak mendapat gelar.

Remaja itu ibarat pedang,
Tuturnya tajam dan juga lantang,
Yang akan bisa lukai orang,
Apa bila dia ditantang.

Monday, December 1, 2014

SYAIR KERAJAAN TIKUS










PENGANTAR
Ini  kisah fiktif yang bersifat satir metaforis bagi yang bisa memaknai nya, bagi yang tidak setuju silahkan membuat karya sendiri yang lebih baik. Semoga bermanfaat. Amien

I
PENDAHULUAN
Tersebut di dalam suatu cerita,
terjadi di negeri antah berantah,
terjadi di zaman sangat baheula,
tentang kerakusan sangat tercela.

Inilah kisah kerajaan tikus,
rajanya gagah, gemuk, dan rakus,
bau memancar seperti kakus,
walau badannya sudah dibungkus.

Kerajaan punya banyak aturan,
tak ada bagian yang terlewatkan,
dari yang pribadi sampai kerjaan,
juga kehakiman dan kejaksaan.

II
Binatang lain memandang aneh,
banyak sekali kerja nyeleneh,
dari yang rumit sampai yang remeh,
ditempat sepi ataupun rame.

Golongan tikus banyak berpartai,
ngomongnya banyak sambil bertikai,
rapat habisi makanan bertangkai-tangkai,
tapi hasilnya?.....tidak terpakai.

Itulah tikus yang sedang rapat,
suaranya riuh menciat-ciat,
bergerak gaduh ke timur barat,
Dasar!....binatang pengerat.

III
Rajapun punya banyak menteri,
setiap golongan pasti diberi,
peduli pengerat atau pengiri,
yang penting aman raja sendiri.

Rajanya sangat senang bersolek,
didepan kaca berbolak-balek,
rambutnya rapi bajunya molek,
ngomongnya...bak dalang wayang golek.

Tutur katanya sangat dijaga,
kalau bicara bisa diduga,
bersama istri serta penjaga,
bersama menteri seringlah juga.

IV
Di negeri tikus komite banyak,
disana berkumpul tukang teriak,
berkumpul juga para pembalak,
hebatnya...?ada pula mantan pembajak.

Setiap hari kerjanya rapat,
idenya tinggi melompat-lompat,
belumlah dua langsung ke empat,
kalau dibantah langsung mengumpat.

Adapula yang jadi aparat,
dari golongan tikus pengerat,
bongkar korupsi sampai ke urat,
ternyata masih juga kena jerat.

V
Di negeri tikus banyak yang ganjil,
jalanan rusak banyak dicungkil,
tembok dijebol memakai martil,
ATK kantor?banyak diambil.

Apalah lagi adiminstrasi,
kertas dimakan seperti nasi,
begitu juga soal kontruksi
semen dilahap bersama besi.

Katanya tinggal dihutan subur,
rakyatnya miskin makannya bubur,
banyak betina jadi pengibur,
ataupun mati tiada berkubur.

VI
Berbeda lagi si tikus hutan,
berbolak-balik seperti setan,
terutama yang urusi deptan,
ternyata...ikut selundupkan rotan.

Karena kerajaan di hutan tropis,
urusan tani jadi strategis,
si tikus sawah menyusun basis,
proyek didapat teman sebaris.

Si tikus kota tidak bertugas berat,
karena sekolahnya dulu di barat,
jabatannya tinggi jadi penasehat,
yang sangat piawai kalau berdebat.

VII
Ada yang khusus di kerajaan tikus,
jadi apapun haruslah rakus,
bermodal dengkul dapat seratus,
sebagai jasa karena pengurus.

Dasar memang tikus pengerat,
banyak sedikit yang penting dapat,
peduli apa rakyat melarat,
terserah saja negeri sekarat.

Apalah lagi yang dekat raja,
bisa meminta berapapun saja,
untuk pelicin setiap meja,
habis separuh?...ah biasa saja.

VIII
Di kerajaan ada palemen,
golongan tikus banyak komponen,
dipilih rakyat di musim panen,
elit sekaleee...dan juga keren.

Para anggota rajin berkumpul,
ada yang cerdas ada yang tumpul,
ada yang keriting ada pula yang gundul,
pokoknya.....amburaduuuuuul.

Kerjanya sungguh enak sekali,
cuma omong dan umbar janji,
setiap tikus dapat mobil sebiji,
dan parahnya?...masih minta naik gaji.

IX
Setiap tahun wakil berkumpul,
membahas sawah mau digundul,
sambil berfikir gimana ngibul,
itulah kalau perutnya gembuuuuul.

Ada pula yang teriak-teriak,
bagaikan lakon panggung ketoprak,
kawan-kawannya bersorak-sorak,
saking semangatnya?ada yang terberak.

Ada pula yang enak tidur,
sambil ngorok kaki terjulur,
tak sadar sampai meleleh liur,
parahnya lagi?...sempat pula ngelindur.

X
Setiap sarang ada bupati,
kuasanya hebat setengah mati,
pegawai harus pintar ambil hati,
supaya dikasih beras sepeti.

Bupati tikus banyak yang pongah,
merasa diri selalu gagah,
mobilnya bagus rumahnya megah,
kemana-mana bawa penjaga.

Kalaulah habis masa kuasa,
diganti istri anakpun bisa,
asalkan banyak emas suasa,
dan pandai pula cakap berbusa.

XI
Janganlah lupa tikus pebisnis,
mobilnya baru serta kelimis,
wajahnya tampan dihias kumis,
kalau bicara mulutnya manis.

Datang ke raja membungkuk-bungkuk,
saking bungkuknya seperti duduk,
kalau bicara sambil menunduk,
dasar...licik kayak pelanduk.

Bawa proposal tebal sebantal,
padahal yang bikin si tukang rental,
merengek-rengek membikin kesal,
cuma itulah ternyata modal.

XII
prihatin tikus pengumpul padi,
sore mengerat sampai ke pagi,
habis bekerja?bekerja lagi,
sampai ompoonggg semua gigi.

Itulah kalau tikus serakah,
diatas lumbung raja bertakhta,
sambil mengerat mana yang suka,
rakyat kelaparan?...pura-pura buta.

Para menteri juga punya lumbung,
amalkan ilmu si aji mumpung,
pundi-pundinya penuh menggelembung,
tuk anak turunan sambung menyambung.

XIII
Tengoklah pula dikantor-kantor,
fisiknya bagus lakunya kotor,
yang kecil harus rajin menyetor,
pada atasan atau supervisor.

Si Raja tikus sering teriak,
untuk berantas sistem yang rusak,
tapi semua berpura pekak,
sambil mengangguk berpurak-purak.

Binatang luar banyak yang heran,
potensi hutan banyak berlimpahan,
tapi rakyatnya tetap kelaparan,
dan tidur diemper beralas koran.

XIV
Terdapat juga tikus baik,
ingatkan sebelum kerajaan terbalik,
tapi?malah akan kecelik,
dituduh teroris dijeruji bilik.

Ada pula si tikus korban,
dengan pejabat sama-sama makan,
awalnya kawan sebelum ketahuan,
terbuka busuk minggat jadi imigran.

Kini semua tikus blingsatan,
parahnya negeri bak lingkaran setan,
hutang menumpuk sebanyak lautan,
korupsi mengganas tak bisa disebutkan.

XV
Dengarlah kata pahlawan tikus,
ciri-ciri kerajaan yang akan hangus,
keadilan banyak yang terberangus,
maksiat subur bagaikan humus.

Apapun dihutan akan dikerat,
yang rusak ringan maupun berat,
yang ada timur atau di barat,
yang ada dilaut atau di darat.

Tikus yang kaya semakin kaya,
yang miskin makin tidak berdaya,
yang kuasa akan tambah berjaya,
yang lemah selalu teraniaya.

XVI
Sangatlah mahal bangun infrastruktur,
baru sebentar sudah hancur,
direhab lagi dana mengucur,
tak sudah-sudah sampai ke kubur.

Tengoklah pula tikus di kota,
Rumah yang mewah megah tertata,
berdekatan dengan gubuk derita,
yah...apalah lagi mau dikata.

Itulah kalau kerajaan timpang,
uang dipakai untuk menimbang.,
apapun bisa dibuat dagang.
asal sesuai irama gendang.

XVII
Syairku ini bagai guyonan,
tapi tersirat banyak ajaran,
dilihat sendiri yang dilapangan,
atau informasi dari teman.

Kerajaan tikus menjelang hancur,
semua aspek berjalan mundur,
segalanya makin tidak teratur,
tinggallah kita sedih menekur.

Wahai kawan kita mulai,
bermula dari diri sendiri,
marilah kita sadarkan diri,
agar tak murka Sang Maha Pemberi.

PENUTUP
XVIII
Hidup di dunia hanya sebentar,
malaikat maut tak pernah gentar,
tak bisa disogok atau dibayar,
tak pula bisa tawar menawar.

Wahai sahabat pencinta syair,
hidup di dunia bagai musafir,
hanya sebentar akan berakhir,
dikubur dipalu munkar dan nakir.

Terhadap harta kita ditanya,
didapat dari jalan yang mana,
dipakai apa manfaat guna,
dipertanggungjawabkan dengan sempurna.

Wallahu alam bisawwab. Semoga syair ini menjadi pelajaran bagi diri sendiri dan yang menyukainya,semoga pula menjadi amal ibadah.
Amien ya Robbul Izzati.

Inderalaya, 23 September 2010
Wassalam
Hamba Allah


Hamdi Akhsan.

Friday, November 28, 2014

TANDA TANDA SEBELUM KEMATIAN

Allah telah memberi tanda kematian seorang muslim sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari dan 1 hari menjelang kematian.

Tanda 100 hari menjelang ajal :...
Selepas waktu Ashar (Di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari ujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat kuat, lain dari biasanya, Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyadari, tidak ada pengaruh apa-apa.

Tanda 40 hari menjelang kematian :
Selepas Ashar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur. Malaikat maut akan mengambil daun kita dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Tanda 7 hari menjlang ajal :
Akan diuji dengan sakit, Orang sakit biasanya tidak selera makan. Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

Tanda 3 hari menjelang ajal :
Terasa denyutan ditengah dahi. Jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

Tanda 1 hari sebelum kematian :
Di waktu Ashar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempet menemui Ashar besok harinya.
Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bagian pusar, kemudian ke pinggang lalu ketenggorokan, maka dalam kondisi ini hendaklah kita mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Sahabatku yang budiman, subhanAllah, Imam Al-Ghazali, mengetahui kematiannya. Beliau menyiapkan sendiri keperluannya, beliau sudah mandi dan wudhu, meng-kafani dirinya, kecuali bagian wajah yang belum ditutup. Beliau memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk menutup wajahnya. SubhanAllah. Malaikat maut akan menampakkan diri pada orang-orang yang terpilih. Dan semoga kita menjadi hamba yang terpilih dan siap menerima kematian kapanpun dan di manapun kita berada. Aamiin.
Ternyata Malaikat Maut Mengintai Kita 70 Kali Sehari ...

Alangkah baiknya kita istighfar dulu...Astagfir­ ullohAl'adzim..­ ....

Memang tidak ada yang pernah tahu kapan seseorang akan menghadapi kematian, itulah sebabnya banyak orang tidak mempersiapkan diri menghadapi kedatangannya.

Maut dan kematian, Allah berfirman yang bermaksud :
Setiap yang hidup akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dgn kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali. (Surah al-Anbiya ayat 35)

Tahukah kita bahwa malaikat maut sentiasa memperhatikan serta
melihat wajah kita sebanyak 70 kali dalam sehari?

Seandainya manusia bisa melihat dengan kasat mata seperti apa
tingkah laku malaikat pengintai itu,niscaya kaki mereka akan lemas
jika mengetahuinya.

Oleh kerana malaikat maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak
dapat melihat kehadirannya, itu sebabnya manusia tidak menyadari apa yang dilakukan malaikat Izrail di sekelilingnya.

Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a bahwa Rasulullah s.a.w bersabda:
Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenungi wajah seseorang, didapati orang itu sedang bergelak-ketawa­ .

Maka berkata Izrail: Alangkah herannya aku melihat orang ini, padahal aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya kapan saja, tetapi dia masih terlihat bodoh dan bergelak ketawa.

Jika takdirnya hingga esok hari terakhir Allah pinjamkan nyawa untuk bernafas di muka bumi ini, apakah kita sudah cukup bekal menghadapi dua fase berikutnya yaitu ALAM BARZAH dan ALAM AKHIRAT ?

Berdoa dan pastikan ketika kita di jemput, kita dalam keadaan berbuat kebaikan yang terbaik agar kelak dikumpulkan bersama manusia2 terbaik di tempat terbaik disisi Allah SWT...
Aamiin yaa Robbal alamin ...


Muslim Adalah Penemu Benua Amerika

Ketika Anda ditanya tentang siapa penemu Benua Amerika, boleh jadi nama yang kemudian terpikir adalah Cristoforo Colombo alias Christopher Columbus. Lantas, ketika ditanya dari manakah nama Amerika diambil, jawaban yang kemungkinan disebut adalah Amerigo Vespucci.

Hal itu sangat bisa dimaklumi mengingat sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) klaim Columbus sebagai penjejak pertama tanah Amerika pada 1492 telah diajarkan.
Disebutkan, pedagang sekaligus penjelajah asal Genoa, Italia itu menyeberangi Samudra Atlantik dan sampai di Benua Amerika pada 12 Oktober 1402. Namun, berdasarkan fakta sejarah, benarkah klaim tersebut? 

Adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, salah satu tokoh yang tidak percaya bahwa Benua Amerika ditemukan oleh Columbus. Berpidato pada KTT para pemimpin Muslim dari Amerika Latin, di Istanbul, Turki, Sabtu (15/11).

Erdogan secara tegas menyatakan Amerika ditemukan para pelaut Muslim di abad ke-12, hampir tiga abad sebelum Columbus menginjakkan kaki di sana. Menurut Erdogan, kontak-kontak antara Amerika Latin dan Islam telah dilakukan sejak abad ke-12.

Sebelumnya, seorang ahli kapal selam dan sejarawan kondang Gavin Menzies pun membantah klaim Columbus adalah penjelajah pertama Amerika.
Menurut dia, penemu Benua Amerika adalah Laksamana Muslim asal Cina bernama Cheng Ho. Dalam catatannya, Cheng Ho menginjakkan kaki di sana 70 tahun sebelum pelayaran Columbus.

Kepada publik ia menunjukkan bukti berupa peta-peta pelayaran kuno dan artefak yang secara jelas menyatakan Cheng Ho pernah singgah di Amerika setelah melakukan pelayaran pada periode 1421-1423.

Diceritakannya, pada 1405 ketika Cheng Ho ditugaskan menjelajahi dunia bersama beberapa armada laut Cina yang memakan waktu dua tahun, sang Laksamana berhasil melewati Champa, Jawa, Palembang, Malaka, Aru, Sumatra, Sri Lanka, dan Kalkuta. Inilah pelayaran yang dianggap sebagai momen penting pelayaran Cina di Nusantara.

Khusus mengenai pelayaran menuju Benua Amerika, beberapa sumber arkeologi menyebutkan, Cheng Ho pernah berlayar bersama awak kapalnya pada 1421 hingga 1423.
Sebelum sampai di Benua Amerika, tepatnya di Amerika bagian selatan setelah menyeberang dari Afrika, Cheng Ho melewati jalur yang terkenal sangat sulit dan berbahaya. Beberapa sumber memaparkan, sering kali kapal-kapal Eropa yang melewati jalur tersebut terdampar akibat terhalang ombak.

Laporan mengenai penemu Benua Amerika juga disampaikan sejumlah sarjana Muslim beberapa waktu lalu. Mereka menyatakan, Muslim tiba lebih dulu di Amerika dibanding Columbus.
Mereka yakin akan hal itu meski tidak ditemukan reruntuhan bangunan atau peninggalan Islam pra-Columbus di Benua Amerika.

Dalam satu artikel yang diterbitkan pada 1996, sejarawan Youssef Mroueh menyebutkan saat berlayar ke Amerika, Columbus melihat sebuah masjid di Kuba. Artikel itu mau tidak mau memunculkan kembali pertanyaan besar mengenai siapa sebenarnya penemu Benua Amerika.

Faktanya, klaim Columbus sebagai penemu Benua Amerika menuai banyak keraguan. Nama yang kemudian muncul, dan diperkuat fakta sejarah, adalah pelaut Muslim. Merekalah yang pertama kali menjejakkan kaki di tanah Amerika, jauh sebelum Columbus.

Jika diamati secara detail sejarah pelayaran Columbus, tampak sekali memang bukan penjelajah asal Genoa itu yang pertama kali menyeberangi Atlantik lalu mendarat di Amerika. Dalam catatannya, Columbus berlayar dari Spanyol pada tahun yang sama dengan runtuhnya dinasti Islam terakhir di tanah Iberia.

Pelayarannya banyak diawaki orang-orang Islam asal Iberia yang diceritakan sangat mengenal sejarah di masa keemasan Islam. Mereka dipaksa memeluk Katolik jika tak ingin dibunuh.
Dari para awaknya itulah Columbus bisa dengan mudah mendengar kisah tentang dunia baru bernama Amerika dan terinspirasi untuk menjangkaunya.

Setibanya di Amerika, Columbus mencatat beberapa hal terkait syiar Islam. Misalnya, ia berkomentar mengenai emas milik penduduk asli yang dibuat dengan paduan dan tata cara yang sama dengan yang dibuat kaum Muslimin di Afrika Barat.

Ia juga mencatat, kata asli untuk emas di daerah tersebut adalah ghunain. Kata itu sangat mirip dengan kata emas dalam bahasa Mandika yang disebut ghanin. Jika dihubungkan dengan kata dalam bahasa Arab, terdapat kemiripan dengan kata ghina yang artinya ‘kekayaan’.

Catatan Columbus juga menyebut tentang adanya sebuah kapal pada 1498 yang memuat banyak barang dagangan. Kapal tersebut diawaki orang-orang Afrika. Berdasarkan keterangan penduduk asli, mereka telah bermitra dagang dengan penduduk lokal.

Di samping catatan Columbus, fakta sejarah tentang Muslim sebagai yang pertama menginjakkan kaki di Amerika terpapar nyata dari seorang sejarawan dan ahli geografi Muslim bernama Abu Hasan Al Mas'udi. Ia menulis perjalanan Muslim Spanyol pada 889 M. Tulisan itu sendiri dibuat pada 956 M.

Ekspedisi pelayaran pada tahun tersebut merupakan perjalanan selama berbulan-bulan ke arah Barat. Pelayaran bertolak dari Pelabuhan Delba yang merupakan pelabuhan yang sama dengan tempat berangkatnya ekspedisi Columbus.

Hasilnya, mereka menemukan sebuah daratan yang sangat luas, kemudian melakukan perniagaan dengan penduduk asli di daerah tersebut sebelum kembali ke Eropa.
Al Mas'udi menggambarkan tanah tersebut dalam petanya yang sangat fenomenal. Ia menyebut daratan tersebut sebagai the unknown land atau daratan tanpa nama.

Disebutkan, Muslim Spanyol telah melakukan ekspedisi ke Amerika sebanyak dua kali. Pertama pada 999 M yang dipimpin Ibnu Farrukh dari Granada dan kedua dipimpin Al Idrisi pada 1100 M.
Pada pelayaran kedua, Al Idrisi mencatat adanya sekelompok Muslimin berlayar ke arah Barat dari Lisabon selama 31 hari dan berlabuh di sebuah pulau di Karibia.

Mereka ditawan oleh penduduk asli Amerika di kepulauan tersebut selama beberapa hari. Mereka akhirnya dibebaskan menyusul negosiasi dengan perantara salah seorang penduduk setempat yang memahami bahasa Arab.
Keberadaan penduduk yang memahami bahasa Arab menjadi poin penting. Sebab, hal tersebut menunjukkan sering terjadi kontak antara penduduk setempat dengan orang-orang Arab.

Teori lain menyebut, kaum Muslimin datang ke Benua Amerika menyeberangi samudra gelap Atlantik pada 300 atau 400 tahun sebelum kedatangan Columbus. Hal itu diindikasikan dengan kemampuan umat Islam dalam hal pemetaan, citra geografis, dan astronomi.

Eksistensi orang-orang Arab, Afrika Barat, dan Usmani di Benua Amerika jauh sebelum kedatangan Columbus dan orang-orang Kristen Eropa menguatkan fakta sejarah bahwa Muslimlah penjelajah pertama yang sampai ke Amerika.

Dari pemaparan tersebut, teori yang menyatakan Columbus sebagai penjelajah pertama Samudera Atlantik yang kemudian menginjakkan kaki di Benua Amerika merupakan teori lama yang sangat lemah dan belum diuji.
Menurut Fareed H Numan dalam American Muslim History A Chronological Observation, jauh sebelum Columbus tiba umat Islam telah sampai di Amerika. Ia mengungkapkan, orang Islam pertama yang tiba di benua Amerika adalah seorang pelaut dari Cina.

Pada 1178 M,  berdasarkan sebuah dokumen Dinasti Sung – sebuah dinasti yang memerintah di Cina antara  960 M sampai 1279 M – seorang pelaut Muslim telah menemukan sebuah benua yang disebut sebagai Mu-Lan-pi atau Amerika. Dinasti Sung memang dikenal memiliki angkatan laut yang sangat kuat.

Dua abad kemudian, papar Fareed, tepatnya 1310 M, Abu Bakri (Abu Bakar), seorang Kaisar dari Mali, Afrika Barat telah melakukan serangkaian perjalanan menuju ‘’Dunia Baru’’, yakni benua Amerika. Selain itu, kata dia, pada 1312 M, Muslim dari Afrika Barat terutama Mali yang dikenal dengan istilah Mandinga telah sampai diTeluk Meksiko.

‘’Mereka mengeksplorasi wilayah pedalaman Amerika dengan menggunakan Sungai Mississippi sebagai jalur perjalanannya,’’ papar Fareed.  ”Tak perlu diragukan lagi, secara historis kaum Muslimin telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat Amerika beberapa abad sebelum Christopher Columbus menemukannya.”

Sejarawan Ivan Van Sertima dalam karyanya They Came Before Columbus membuktikan adanya kontak antara Muslim Afrika dengan orang Amerika asli. Dalam  African Presence in Early America, Van Sertima, menemukan fakta bahwa para pedagang Muslim dari Arab juga sangat aktif berniaga dengan masyarakat yang tinggal di Amerika.

Saat menginjakkan kaki di benua Amerika,  papar Van Sertima, Columbus sempat mengungkapkan kekagumannya kepada orang Karibian yang sudah beragama Islam.  “Columbus juga tahun bahwa Muslim dari pantai Barat Afrika telah tinggal lebih dulu di Karibia, Amerika Tengah, Selatan, dan Utara,” paparnya.

Umat Islam yang awalnya berdagang telah membangun komunitas di wilayah itu dengan menikahi penduduk asli. Menurut Van Sertima, Columbus pun mengaku melihat sebuah masjid saat berlayar melalui Gibara di Pantai Kuba. Selain itu, penjelajah berkebangsaan Spanyol itu juga telah menyaksikan bangunan masjid berdiri megah di Kuba, Meksiko, Texas, serta Nevada.

Dr Barry Fell, seorang arkeolog dan ahli bahasa dari Universitas Harvard dalam karyanya berjudul Saga America, menyebutkan bahwa umat Islam tak hanya tiba sebelum Columbus di Amerika. Namun, umat Islam juga telah membangun sebuah peradaban di benua itu.

Fell juga menemukan fakta yang sangat mengejutkan. Menurut dia, bahasa yang digunakan orang Pima di Barat Daya dan bahasa Algonquina, perbendaharaan katanya banyak yang berasal dari bahasa Arab. Arkeolog itu juga menemukan tulisan tua Islami di beberapa tempat seperti di California.

Di Kabupaten Inyo, negara bagian California, Fell juga menemukan tulisan tua lainnya yang berbunyi ‘Yasus bin Maria’ yang dalam bahasa Arab berarti “Yesus, anak Maria”. “Ini bukan frase Kristen,” cetus Fell. Faktanya, menurut dia, frase itu ditemukan dalam kitab suci Alquran. Tulisan tua itu, papar dia, usianya lebih tua beberapa abad dari Amerika Serikat.

sumber
republika.com
antara.co.id