Saturday, February 26, 2011

Panganan Khas Banjar (Wadai-wadai Khas Banjar)



Banjarmasin selain khas dengan berbagai macam budaya dan sejarah yang sangat kental juga sangat banyak hal-hal menarik yang dapat mengundang wisatawan ataupun orang-orang yang ingin berkunjung ke Banjarmasin.
Salah satu hal menarik adalah sangat banyaknya panganan khas yang berupa wadai (red. Kue) yang bermacam rasa dan bermacam nama dan bentuk pula.
Mari kita lihat wadai apa saja yang ada di Banjarmasin. Syukur kalau bisa mencicipi rasa yg lezat dari wadai-wadai ini….
1. Bingka,
2. Bingka barandam,
3. Kararaban,
4. Kikicak,
5. Bulungan hayam,
6. Kelalapon,
7. Cingkarok batu,
8. Wajik,
9. Apam,
10. Undi-undi,
11. Untuk-untuk,
12. Sarimuka,
13. Wadai balapis,
14. Cincin,
15. Cucur,
16. Lamang,
17. Cakodok,
18. Gaguduh,
19. Ronde,
20. Ilat sapi,
21. Garigit,
22. Sasagun,
23. Lupis,
24. Pais pisang,
25. Hintalu karuang,
26. Wadai satu,
27. Gincil,
28. Katupat balamak,
29. Bubur sagu,
30. Serabi,
31. Putri salat,
32. Patah,
33. Pais sagu,
34. Pais waluh,
35. Dadar gulung,
36. Agar-agar habang,
37. Wadai gayam,
38. Amparan tatak,
39. Pundut,
40. Ipau,
41. Gagatas.
Gambar wadainya nah…
cincin   perkedel     kraraban      kekicak
kelepon     agar2    bubur sagu    lupis
apam habang   apam putih      serabi     bingka
dadar     gaguduh    limping    pais
wajik  bingkabarandam     amparantatak
lamang      lapiskakao   rangkasusun
puterisalat     saripangantin  sarimuka
ipau     pare       onde2         gagatas
kraraban sagu   Donat banjar
pupudak   Cucur
kue untuk-untukulin2
kue putu
Tapai Lakatan
tapai-gumbili tapai gumbili

Monday, February 14, 2011

ini suatu tanda

APAKAH INI SUATU TANDA...?

Bagian I
Kau bangun dgn suka rela,
dkerahkan seluruh jiwa raga,
dari pagi hingga datang senja,
tak di upah tetap suka.

Dbangun kau seindah mungkin,
gotong royong bangun dilakuin,
tak kaya juga yang miskin,
kerja semangat iklas batin.

Setelah berdiri senanglh hati,
kerja keras mereka ada bukti,
dgelarlh berlembar-lembar permadani,
didatangkan dari luar negeri.

Kini...
Kau ditinggal begitu saja,
bagai bangunan yg tak guna,
kau tinggal bangunan tua,
yang lapuk dimakan masa.

Hari-hari terasa sepi,
tak ada orang menghampiri,
apalagi dgunakn ntuk ngaji,
mereka mending nonton tv.

Sayang sungguh dsayang,
habiskan brjuta-juta uang,
tempatmu jarang buat sembayang,
berjamaahpun sangatlh jarang.

Kau adalah rumah-Nya,
tempat suci buat semua,
Dia Sang Maha Pencipta,
pencipta segala makhluk di dunia.

Sungguh mulia kau ini,
pahala besar kau saji,
kita masuk haruslh suci,
untuk sholat dan mengaji.

Sepi sungguhlh sepi,
anak ngaji pun sudah jarang sekali,
kalo ada kehitung jari,
itupun tdak tiap hari.

Hanya kepada-Mu Ilahi,
Engkau Sang Maha Pemberi,
hamba mmohon berkahi rejeki,
jadi amal uang dberi.

Ya Allah...
Kuatkn iman hamba ini,
dalamnya niat dalam hati,
mnghidupkn rumah suci-Mu kini,
tegakkn sholat ramaikn ngaji.

Kepada-Mu hamba mohon ampun,
ampuni dosa yg terhimpun,
banyak rumah-Mu kini dbangun,
sampai tingkat brsusun-susun.

Mari ramaikan rumah-Nya,
mulailah dari diri kita,
memberi contoh ajak semua,
...di pelosok atau di sekitarnya.

Ajak semua untuk ngaji,
membaca Alqur'an kitab suci,
shalat berjama'ah trus berdiri,
agar mulia derajat diakhir nanti.

Syair ini brakhir sudah,
maaf kalo banyak salah,
saya kira syair dpahami mudah,
jangan pandang mata sebelah.

Kepada-Mu hamba mengemis,
ampuni hamba sebagai penulis,
airmata keluar dan menangis,
ingat dosa yang terintis.

Mugiyanto
Tangerang,
25 Januari 2011

JABARAN YOAN

** JABARAN PEMBUKA

Kota gurindam negeri pantun
Indah intan permata kaca
Awal bismillah, pantun disusun
...Semoga dapat menghibur pembaca

Kota gurindam negeri pantun
Banyak bouksit dan pokok kayu
Awal bismillah pantun disusun
Dibuat oleh budak melayu

Kota gurindam negeri pantun
Bijak bergaul, bijak berkawan
Awal bismillah pantun disusun
Budak melayu bernama Yoan

Kota gurindam negeri pantun
Indah budaya banyak ragamnya
Anak Dabo negeri yang rukun
Yoan Sutrisna Nugraha nama lengkapnya

Kota gurindam negeri pantun
Jalan yang mulus beraspal rata
Yoan Sutrisna nama dilantun
Biasa digelar Laksamana cinta

Kota gurindam negeri pantun
Pasarnya banyak menjual kunyit
Yoan Sutrisna bersopan santun
Dahulu bergelar dengan hang penyet

Kota gurindam negeri pantun
Sering diucap bertalu-talu
Demikian kenalan dari penyusun
Semoga bisa dikenang selalu

Kota gurindam negeri pantun
Dibulan puasa, berbuka kurma
Awal bismillah, pantun disusun
Bisa menjadi renungan bersama

Kota gurindam negeri pantun
Aman sentosa merata rakyat
Awal bismillah, pantun di susun
Bukan cerita, bukan hikayat

Kota gurindam negeri pantun
Indah tampaknya dibulan puasa
Awal bismilah pantun disusun
Hanya sebagai ungkapan rasa

Kota gurindam negeri pantun
Datang berkunjung orang berlima
Awal bismilah pantun disusun
Tiada maksud nak menyinggung sesama

Kota guirindam negeri pantun
Tempat singgahan tujuh laksamana
ulasan pantun hendak dilantun
Semoga sarat muatan makna

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya taman mawar melati
Ulasan pantun hendak dilantun
Hanya sebagai luahan hati

Kota gurindam negeri pantun
Sayang betik dibilang pepaya
Ulasan pantun hendak dilantun
Sebagai bukti peduli budaya

Kota gurindam negeri pantun
Comelnya budak berlari-lari
Ulasan pantun hendak dilantun
Sebagai bukti cintakan negeri


* JABARAN RAMAH TAMAH

Kota gurindam negeri pantun
Mari berkunjung bersama-sama
Negeri elok puan penuntun
...Puan Suryatati empunya nama

Kota gurindam negeri pantun
Rakyat yang sehat tiada binasa
Negeri elok puan penuntun
Rakyat sejahtera aman sentosa

Kota gurindam negeri pantun
Buah rambutan manis rasanya
Negeri elok puan penuntun
Dengarlah gubahan isi hatinya

Kota gurindam negeri pantun
Tanah bauksit jangan dikorek
Negeri elok puan penuntun
Penuntun bijak yang cantik molek

Kota gurindam negeri pantun
Pulau penyengat cantik rupanya
Madah bermula pantun disusun
Madah alunan isi indahnya

Kota gurindam negeri pantun
Masakan gonggong mari dirasa
Ramah tamah bersopan santun
Hendaklah dijaga sepanjang masa

Kota gurindam negeri pantun
Makam laksemana di teluk Buyu
Ramah tamah bersopan santun
Menjadi ciri khas rumpun melayu

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya pantai bertepi-tepi
Ramah tamah bersopan santun
Ingat selalu patri dihati

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya laut tempat berenang
Ramah tamah bersopan santun
Telah mengakar di Tanjungpinang

Kota gurindam negeri pantun
Sedap menari sijoget lambak
Ramah tamah bersopan santun
Beserta bijak dalam bertindak


* JABARAN PENUNTUN HIDUP

Kota gurindam negeri pantun
Bunganya mekar tidaklah kuncup
Madah bermula pantun disusun
...Inilah jabaran penuntun hidup

Kota gurindam negeri pantun
Tiada terdapat penjahat pereman
Jalan yang salah jangan diruntun
Marilah kembali kejalur iman

Kota gurindam negeri pantun
Banyak pohon jalan berbukit
anak yang salah mari di tuntun
jangan dimarah, jangan dicubit

kota gurindam negeri pantun
sirih disusun tampaknya rapi
anak yang salah mari dutuntun
jangan dimarah, jangan dimaki

kota gurindam negeri pantun
berkarang gonggong letak dibakul
kata makian jangan dilantun
apakah lagi anak dipukul

kota gurindam negeri pantun
gunung Bintan megah berdiri
anak yang salah cepat di tuntun
jangan biarkan mengakar dihati

kota gurindam negeri pantun
emas batangan, berkati kati
anak yang salah mari di tuntun
tunjuk ajar supaya mengerti

kota gurindam negeri pantun
semarak pesta bertabur berteh
anak yang salah mari di tuntun
semoga menjadi anak yang soleh

kota gurindam negeri pantun
laut surut banyak yang nyuluh
anak yang salah mari dituntun
semoga menjadi anak yang patuh

kota gurindam negeri pantun
berbaju kurung dihari Jumat
anak yang salah mari dituntun
agar menjadi anak yang taat

kota gurindam negeri pantun
banyak juadah si bubur candil
anak yang salah mari di tuntun
jangan biarkan menjadi degil

kota gurindam negeri pantun
otak-otak mari dicoba
anak yang salah cepat di tuntun
jangan terjerumus ke lembah NARKOBA

kota gurindam negeri pantun
buah kelapa jangan dipulas
anak yang salah cepat di tutun
termasuk juga dunia seks bebas

kota gurindam negeri pantun
banyak tumbuh si pohon pulai
ajarkan anak bersopan santun
bisa bedakan kaca dan cindai

kota gurindam negeri pantun
Ocean Corner ajang berlomba
Ajarkan anak bersopan santun
Bisa satukan sumur dan timba

Kota gurindam negeri pantun
Rumah pemimpin di Sei Ladi
Ajarkan anak bersopan santun
Tanamkan sifat seperti Padi

kota gurindam negeri pantun
ramai masjid di hari jumat
ajarkan anak bersopan santun
dengan yang tua hendaklah hormat

kota gurindam negeri pantun
tempat merantau tanah berpijak
ajarkan anak bersopan santun
berkata jujur, bertingkah bijak

kota gurindam negeri pantun
banyak bersarang burung tempua
ajarkan anak bersopan santun
junjung budaya hinggakan tua

kota gurindam negeri pantun
negeri tempat ditanam tembuni
ajarkan anak bersopan santun
junjung budaya, junjunglan seni

kota gurindam negeri pantun
ramai terbang burung kenari
ajarkan anak bersopan santun
bimbinglah cara membangun negeri

kota gurindam negeri pantun
jauh di seberang negeri Kedah
ajarkan anak bersopan santun
turunkan ilmu yang penuh faedah

kota gurindam negeri pantun
pinangnya merah seperti saga
demikianlah cara menuntun
menuntun anak serta keluarga

kota gurindam negeri pantun
indah berseragam dihari Selasa
anak dan keluarga telah dituntun
tentulah Negeri makmur sentosa

kota gurindam negeri pantun
PLN mati gawaipun redup
Demikian jabaran pasal menuntun
Semoga menjadi pegangan hidup


* JABARAN MEMBANGUN NEGERI

Kota gurindam negeri pantun
Sayang Bilis dibilang Teri
jabaran kedua hendak disusun
...Pasal cara membangun negeri

kota gurindam negeri pantun
bawa bekalan berpeti-peti
membangun negeri hendaklah tekun
sabar dan ikhlas patri dihati

kota gurindam negeri pantun
dengan yang tua bersimpuh sujud
jika membangun dengan hati tekun
negeri yang indah cepat terwujud

kota gurindam negeri pantun
dulu bergelar kota Bestari
kata yang sopan hendaklah disusun
jauhkan sifat dari KORUPSI

kota gurindam negeri pantun
pemimpinnya cantik dan juga bijak
sifat KKN jangan di tonton
cepat dicegah cepat ditindak

kota gurindam negeri pantun
mari bersama berjoget lambak
sifat KKN jangan ditonton
jangan pula diikut jejak

kota gurindam negeri pantun
pasarnya murah tempat belanja
sifat KKN jangan ditonton
apalagi dibiarkan saja

kota gurindam negeri pantun
dimusim buah menjual lempuk
sifat KKN jangan ditonton
apakah lagi disusun menumpuk

kota gurindam negeri pantun
jujur bertutur bijak bertindak
jika KKN ditumpuk disusun
neraka jahanam tak bisa dielak

kota gurindam negeri pantun
banyak menjual ikan belanak
jika KKN ditumpuk disusun
senangnya sesaat menderitanya banyak

kota gurindam negeri pantun
banyak rumah bertingkat tingkap
jika KKN ditumpuk disusun
tim yang berhak pasti menangkap

kota gurindam negeri pantun
kota yang indah berbudaya lengkap
jika KKN ditumpuk disusun
alamat badan masuk ke lokap

kota gurindam negeri pantun
indahnya sampai ujung muara
masuk penjara tak dapat ampun
anak dan istri ikut sengsara

kota gurindam negeri pantun
mudah didapat singgang dan gulai
masuk penjara tak dapat ampun
leguh legah badanpun bilai

kota gurindam negeri pantun
banyak didapat itik serati
masuk penjara tak dapat ampun
dineraka juga siksaan menanti

kota gurindam negeri pantun
tarian zapin bertalu-talu
masuk penjara tak dapat ampun
keluar penjara menahan malu

kota gurindam negeri pantun
banyak ragam khas juadah
masuk penjara tak dapat ampun
prestasi dan nama tercoreng sudah

kota gurindam negeri pantun
gunung dan bukit berlusin-lusin
masuk penjara tak dapat ampun
duit habis hartapun licin

kota gurindam negeri pantun
terdapat waduk di sungai Pulai
masuk penjara tak dapat ampun
siang dipukul malam dibantai

kota gurindan negeri pantun
sayang belacan dibilang terasi
masuk penjara tak dapat ampun
itulah akibat sifat Korupsi

kota gurindam negeri pantun
kota yang indah semanis madu
cepatlah sadar dan minta ampun
kepada ALLAH tempat mengadu

kota gurindam negeri pantun
beseberang dengan selat Malaka
cepatlah sadar dan minta ampun
pintu taubat masih terbuka

kota gurindam negeri pantun
kota bestari awal disemat
cepatlah sadar dan minta ampun
sebelum dunia jadi kiamat

kota gurindam negeri pantun
gunung Bintan berlekuk rapi
cepatlah sadar dan minta ampun
tak malu kah hidup dari KORUPSI

kota gurindam negeri pantun
bangsa melayu berbaju rapi
cepatlah sadar dan minta ampun
koreksi diri bersihkan hati

kota gurindam negeri pantun
banyak juadah masakan siput
jabaran Korupsi telah diruntun
jangan dicontoh jangan diikut

kota gurindam negeri pantun
banyak terdapat mobil dan motor
jabaran korupsi telah diruntun
untuk mengetuk hati KORUPTOR

kota gurindam negeri pantun
banyak terdapat ikan tenggiri
jabaran korupsi telah diruntun
mengetuk hati perusak negeri

kota gurindam negeri pantun
Sri Bintan Pura perahu bersandar
Jabaran korupsi telah diruntun
Semoga mereka cepat tersadar

kota gurindam negeri pantun
banyak orang berdagang kain
jabaran Korupsi telah diruntun
beralih lah pula kejabaran lain


* JABARAN HIDUP RUKUN

Kota gurindam negeri pantun
Baca Al-Qur’an berayat-ayat
Jabaran ini telah disusun
...Bacalah dengan sepenuhnya hayat

Kota gurindam negeri pantun
Penduduknya rajin bekerja keras
Jabaran ini telah disusun
Hidup rukun jabaran dibahas

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual kelapa parut
Hidup kita hendaklah rukun
Sifat yang dengki jangan diturut

Kota gurindam negeri pantun
Hutan lindung jangan di kerat
Hidup kita hendaklah rukun
Jangan ikutkan dunia mudharat

Kota gurindam negeri pantun
Yang kurik kundi yang merah saga
Hidup kita hendaklah rukun
Kelak mati mendapat surga

Kota gurindam negeri pantun
Turun hujan tidaklah lebat
Hidup kita hendaklah rukun
Carilah sahabat yang dapat mengobat

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya gunung berawan-awan
Hidup kita hendaklah rukun
Carilah kawan yang setiawan

Kota gurindam negeri pantun
Penduduk giat, ekonomipun pesat
Hidup kita hendaklah rukun
Jangan turutkan kawan yang sesat

Kota gurindam negeri pantun
Menjaring ikan memakai sampan
Hidup kita hendaklah rukun
Kawan yang sesat cepat luruskan

Kota gurindam negeri pantun
Indah semerbak sewangi gaharu
Hidup kita hendaklah rukun
Carilah guru yang tahu seteru

Kota gurindam negeri pantun
Didalam semak banyak kemumu
Hidup kita hendaklah rukun
Carilah guru, tuntutlah ilmu

Kota gurindam negeri pantun
Dahulu Pelam sekarang Mangga
Hidup kita hendaklah rukun
Sesama tetangga juga keluarga

Kota gurindam negeri pantun
Indah kotanya tanahnya subur
Hidup kita hendaklah rukun
Jangan berdusta jangan takabur

Kota gurindam negeri pantun
Pulau penyengat jadi pandangan
Hidup kita hendaklah rukun
Janganlah suka berpanjang tangan

Kota gurindam negeri pantun
Berseberang dengan pulau pangkil
Hidup kita hendaklah rukun
Jangan kikir dan jangan bakhil

Kota gurindam negeri pantun
Indah tamannya berbunga merah
Hidup kita hendaklah rukun
Jadilah orang yang rajin sedekah

Kota gurindam negeri pantun
Rakyat yang ramah tiada pemarah
Hidup kita hendaklah rukun
Beserta juga taat ibadah

Kota gurindam negeri pantun
Datang bertamu bertambul semur
Hidup kita hendaklah rukun
Pastilah negeri aman dan makmur

Kota gurindam negeri pantun
Budak melayu Atan dan Dolah
Hidup kita hendaklah rukun
Janganlah suka berpecah belah

Kota gurindam negeri pantun
Banyak nelayan pergi memukat
Sudah di jabar sudah di runtun
Amalan hidup bermasyarakat


* JABARAN SHOLAT

Kota gurindam negeri pantun
Banyak terdapat rumah makan
Tidak hanya hidup yang harus rukun
...Sholat juga mesti di tegakkan

Kota gurindam negeri pantun
Pergi kepasar beli perata
Jika sholat telah beruntun
Amal yang lain pun mengikut serta

Kota gurindam negeri pantun
Santap juadah bernama laksa
Jika sholat telah beruntun
Sedikit-sedikit hilanglah dosa

Kota gurindam negeri pantun
Banyaknya ikan didalam raga
Jika sholat telah beruntun
Lidah dan mata pasti terjaga

Kota gurindam negeri pantun
Datang bertamu duduk bersila
Jika sholat telah beruntun
Kaki dan tangan terjaga pula

Kota gurindam negeri pantun
Tampak jauh elok nan indah
Jika sholat telah beruntun
Fi’il tak senonoh terkikis sudah

Kota gurindam negeri pantun
Bawa bekalan masakan berkuah
Jika sholat telah beruntun
Rezeki yang halal melimpah ruah

Kota gurindam negeri pantun
Sayang Sebauk tersambar petir
Jika sholat telah beruntun
Hiduppun sukses bagaikan air

Kota gurindam negeri pantun
Tak jauh dengan selat Malaka
Jika sholat telah beruntun
Terjauhlah azab siksa neraka

Kota gurindam negeri pantun
Laut yang surut tempat berkarang
Jika sholat telah beruntun
Jin dan Syetan melintang pukang

Kota gurindam negeri pantun
Melayu serumpun di negeri Kedah
Jika sholat telah beruntun
Hidup di Dunia penuh faedah

Kota gurindam negeri pantun
Dengan Penyengat pulau berpisah
Jika sholat telah beruntun
Hidup senang, mati tak susah

Kota gurindam negeri pantun
Ramai kotanya diwaktu siang
Jika sholat telah beruntun
Hati bersih pikiranpun tenang

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual buah semangka
Jika sholat telah beruntun
Tertutuplah aib sak wasangka

Kota gurindam negeri pantun
Pompong datang silih berganti
Jika sholat telah beruntun
Malaikat datang menghampir diri

Kota gurindam negeri pantun
Pulau penyengat tidaklah besar
Jika sholat telah beruntun
Pintu rezeki terbuka lebar

Kota gurindam negeri pantun
Makan ikan berulam sambal
Jika sholat telah beruntun
Akidah kuat imanpun tebal

Kota gurindam negeri pantun
Pengunjung datang silih berganti
Jika sholat telah beruntun
Barulah menjadi Muslim sejati

Kota gurindam negeri pantun
Bersarung songket kain pelikat
Jika sholat telah beruntun
Segala urusan didamping malaikat
\
Kota gurindam negeri pantun
Gedung PEMKO megah berdiri
Demikianlah jabaran disusun
Hikmah sholat terhadap diri


 * JABARAN ZAKAT

Kota gurindam negeri pantun
Meja tujuh menjual prata
Jabaraan zakat dan harta hendak dilantun
...Jabaran yang indah berkias kata

Kota gurindam negeri pantun
Di bulan puasa nak makan coklat
Bayarlah zakat jangan melamun
Sehinggakan harta mendapat berkat

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual sayur berkebat
Bayarlah zakat jangan melamun
Jangan biarkan hartamu karat

Kota gurindam negeri pantun
Pagar yang tumbang diikat kawat
Tak bayar zakat asik melamun
Harta didapat jadi mudharat

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya mawar bersanding cempaka
Tak bayar zakat asik melamun
Jika mati menghuni Neraka

Kota gurindam negeri pantun
Banyak tumbuh rumpun kemumu
Bayarlah zakat jangan melamun
Karena semuanya bukan hakmu

Kota gurindam negeri pantun
Tempat anak belajar mengaji
Harta melimpah tak dapat ampun
Tunaikan Haji sempurnakan janji

Kota gurindam negeri pantun
Jagung bakar merata-rata
Harta melimpah tak dapat ampun
Ke kaum Du’afa janganlah alpa

Kota gurindam negeri pantun
Kota bergunung berbukit-bukit
Harta melimpah tak dapat ampun
Ke fakir miskin sisakan sedikit

Kota gurindam negeri pantun
Dapat ADIPURA hatipun bangga
Harta melimpah tak dapat ampun
Ke anak yatim diingat juga

Kota gurindam negeri pantun
Ramai orang datang berkelah
Jika semua telah disantun
Barulah harta di berkati Allah

Kota gurindam negeri pantun
Ditengah malam lampu tak redup
Jika semua telah disantun
Barulah tenang menjalani hidup

Kota gurindam negeri pantun
Berujung dengan si Tanjung Uban
Demikian anjuran cara menyantun
Memilahkan Hak dan Kewajiban

Kota gurindam negeri pantun
Bawa bekalan kue boulu
Demikian anjuran cara menyantun
Semoga menjadi pegangan selalu

Kota gurindam negeri pantun
Pergi berdua dengan cik nyonya
Demikian anjuran cara menyantun
Kita beralih jabaran berikutnya


* JABARAN BUAH SUKUN

Kota gurindam negeri pantun
Banyak orang tanam tembuni
Tentang keistimewaan si buah sukun
...Hendak dikupas selepas ini

Kota gurindam negeri pantun
Datang berkunjung orang berjambul
Keistimewaan si buah sukun
Bisa dibuat penganan dan tambul

Kota gurindam negeri pantun
Dua sejoli bergandeng tangan
Keistimewaan si buah sukun
Bisa dibuat goreng-gorengan

Kota gurindam negeri pantun
Dikasi penganan jangan ditolak
Keistimewaan si buah sukun
Bisa juga dibuat kolak

Kota gurindam negeri pantun
Penat berehat meminum cendol
Keistimewaan si buah sukun
Bisa juga dibuat dodol

Kota gurindam negeri pantun
Banyak orang dagang kerupuk
Keistimewaan si buah sukun
Bisa dibuat semacam lempuk

Kota gurindam negeri pantun
Jalan beraspal berkelok-kelok
Keistimewaan si buah sukun
Bias juga dibuat kerupuk

Kota gurindam negeri pantun
Mendaki gunung nafaspun semput
Keistimewaan si buah sukun
Dibuat kue si jemput-jemput

Kota gurindam negeri pantun
Berhias kata berukir cindai
Keistimewaan lain si buah sukun
Senang terdapat dikedai-kedai

Kota gurindam negeri pantun
Hidangkan kue didalam talam
Itulah keistimewaan sibuah sukun
Bisa dibuat bermacam ragam


* JABARAN DAUN SUKUN

Kota gurindam negeri pantun
Hutan punya, budayapun punya
Itu keistimewaan si buah sukun
...Beralih pula kepada daunnya

Kota gurindam negeri pantun
Dihutan tumbuh si pokok nibung
Kehebatan dari si daun sukun
Bisa dibuat obat perut kembung

Kota gurindam negeri pantun
Bunga ditaman jangan dipetik
Ambil 3 helai si daun sukun
Sebagai obat rendaman sakit reumatik

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual si getok-getok
Kehebatan lain si daun sukun
Air rebusan untuk obat batuk

Kota gurindam negeri pantun
Dibulan puasa membuat kolak
Itulah kehebatan si daun sukun
Kita beralih ke akarnya pulak


* JABARAN AKAR SUKUN

Kota gurindam negeri pantun
Negeri yang makmur, emas berpeti
Boleh dilumat si akar sukun
...Untuk mengobat jamur di kaki

Kota gurindam negeri pantun
Rakyat yang ta’at, baik perangai
Boleh dicincang si akar sukun
Untuk menuba ikan di sungai

Kota gurindam negeri pantun
Negeri indah, kotanya bagus
Campur ke makanan si akar sukun
Untuk meracun binatang tikus

Kota gurindam negeri pantun
Banyak trdapat orang berkarang
Ukirkan satu si akar sukun
Bisa dibuat si gagang parang

Kota gurindam negeri pantun
Tiada terdapat buah yang masam
Itulah kehebatan dari si sukun
Bisa dibuat segala macam


 * JABARAN KEBERSIHAN TUBUH

Kota gurindam negeri pantun
Kumandang adzan diwaktu subuh
Selesai sudah bahasan sukun
...Masuk kepada kebersihan tubuh

Kota gurindam negeri pantun
Hutan lebat jangan dikerat
Mandi yang bersih gunakan sabun
Agar badan menjadi sehat

Kota gurindam negeri pantun
Banyak tumbuh bunga teruntum
Mandi yang bersih gunakan sabun
Selain sehat badanpun harum

Kota gurindam negeri pantun
Banyak jalan berkelit-kelit
Mandi yang bersih gunakan sabun
Terjauhlah dari penyakit kulit

Kota gurindam negeri pantun
Dihutan tumbuh sipokok saga
Mandi yang bersih gunakan sabun
Sehat badan satu keluarga

Kota gurindam negeri pantun
Anak yang demam cepat di kompres
Jika mandi tak pakai sabun
Alamat badan menjadi tak fress

Kota gurindam negeri pantun
Daun betik terasa kelat
Jika mandi tak pakai sabun
Alamat daki masih melekat

Kota gurindam negeri pantun
Batang kayu dipahat-pahat
Jika mandi tak pakai sabun
Bagaimana badan nak jadi sehat

Kota gurindam negeri pantun
Gadis melayu elok berdandan
Jika mandi tak pakai sabun
Panau dan kurap lekat dibadan

Kota gurindam negeri pantun
Pergi kepasar naik kereta
Jika mandi tak pakai sabun
Kudis dikaki merata-rata

Kota gurindam negeri pantun
Di batu hitam terdapat rusa
Jika mandi tak pakai sabun
Keringat di badan masih terasa

Kota gurindam negeri pantun
Panen di kebun si buah tomat
Makanya madi pakailah sabun
Bersih badan jiwa selamat

Kota gurindam negeri pantun
Tebangkan kayu ditual-tual
Makanya mandi pakailah sabun
Harganya beragam banyak dijual

Kota gurindam negeri pantun
Piring yang kotor mari dibasuh
Itu ulasan pasal sabun
Mengajak masyarakat menjaga tubuh

Kota gurindam negeri pantun
Di seberang pulau si negeri Kedah
Asyik kita membaca pantun
Ulasan sabun selesailah sudah


* JABARAN BERKEBUN

Kota gurindam negeri pantun
Banyak terdapat kolam berenang
Kita masuk ke pasal kebun
...Yang banyak terdapat di Tanjungpinang

Kota gurindam negeri pantun
Sekuntum bunga harum baunya
Kebun bukan sembarang kebun
Kebun disini banyak ragamnya

Kota gurindam negeri pantun
Ada gerbang di atas bukit
Hutan ditebas dibuat kebun
Untuk menanam kelapa sawit

Kota gurindam negeri pantun
Penduduk banyak tidaklah sikit
Hutan ditebas dibuat kebun
Kebun dan proyek si tambang bauksit

Kota gurindam negeri pantun
Dekat senggarang dan kampung bugis
Hutan ditebang nak buat kebun
Kebun tak jadi pasirnya yang habis

Kota gurindam negeri pantun
Nelayan di laut ototnya kuat
Tak perlu dihutan jika berkebun
Di belakang rumahpun bisa dibuat

Kota gurindam negeri pantun
Indah kotanya diwaktu malam
Di belakang rumahpun dibuat kebun
Untuk menanam si sayur bayam

Kota gurindam negeri pantun
Banyak juadah masakan berkuah
Di belakang rumahpun bisa berkebun
Bias ditanam tumbuhan berbuah

Kota gurindam negeri pantun
Suku budaya tiada semacam
Di dalam pot pun bias berkebun
Bisa ditanam segala macam

Kota gurindam negeri pantun
Jujur bertutur kata disemat
Di dalam pot pun bisa berkebun
Bisa ditanam si pohon tomat

Kota gurindam negeri pantun
Banyak kapal datang berlabuh
Di dalam pot pun bisa berkebun
Pohon terongpun bisa tumbuh

Kota gurindam negeri pantun
Tanah bergunung jangan disekop
Di dalam pot pun bisa berkebun
Biasanya ditanam si daun sop

Kota gurindam negeri pantun
Ramai budak berlari-lari
Di dalam pot pun bisa berkebun
Bisa ditanam daun seledri

Kota gurindam negeri pantun
PLN mati rumahpun redup
Di dalam pot pun bisa berkebun
Bisa ditanam apotik hidup

Kota gurindam negeri pantun
Jauh dari pulau jemaja
Mentang-mentang di pot bisa berkebun
Janganlah pula ditanam ganja

Kota gurindam negeri pantun
Cerita monument hilang tak timbul
Jika dalam pot bisa berkebun
Janganlah hutan dibuat gundul

Kota gurindam negeri pantun
Tiada terdapat rakyat yang malas
Jika dalam pot bisa berkebun
Janganlah pohon habis di tebas

Kota gurindam negeri pantun
SMP 11 dikampung Bugis
Jika dalam pot bisa berkebun
Janganlah pasir habis dikikis

Kota gurindam negeri pantun
Cirikhas melayu warnanya kuning
Jangan dihutan lagi kita berkebun
Bias berdampak ke global warming

Kota gurindam negeri pantun
Negeri rantauan batu lompatan
Itulah bahasan mengenai berkebun
Bisa benjadi anjuran panutan


* JABARAN RACUN

Kota gurindam negeri pantun
Lagu rebana diiring rebab
Ini ulasan mengenai racun
...Disegala tempat maupun sebab

Kota gurindam negeri pantun
Terbang melayang burung kenari
Ini ulasan mengenai racun
Racun dilingkungan sehari-hari

Kota gurindam negeri pantun
Banyak terdapat burung merpati
Ucapan mulut menyebabkan racun
Racun mendalam dilubuk hati

Kota gurindam negeri pantun
Tingginya gunung mudah di daki
Ucapan mulut menyebabkan racun
Berakibat pula kesifat dengki

Kota gurindam negeri pantun
Lingkungan terjaga dan juga hutan
Ucapan dimulut menyebabkan racun
Racun memutus tali persahabatan

Kota gurindam negeri pantun
Dipagi hari tampak cerah
Ucapan dimulut menyebabkan racun
Racun menumpas ikatan darah

Kota gurindam negeri pantun
Semangat rakyat seperti baja
Ucapan dimulut menyebabkan racun
Bisa menghancur prestasi kerja

Kota gurindam negeri pantun
Tak pernah konflik seperti Bosnia
Jagalah mulut jangan beracun
Agar selamat hidup di dunia

Kota gurindam negeri pantun
Lirik syair jangan di siat
Jagalah mulut jangan beracun
Bisalah hidup bermasyarakat

Kota gurindam negeri pantun
Ramai di datang si turis barat
Jika mulut sebabkan racun
Alamat orang tak mau bersahabat

Kota gurindam negeri pantun
Sungguh sedapnya sigulai singgang
Jagalah mulut jangan beracun
Karena lidah setajam pedang

Kota gurindam negeri pantun
Dipagi hari menjual jamu
Jagalah mulut jangan beracun
Karena mulutmu adalah harimaumu

Kota gurindam negeri pantun
Pulau penyengat gudang ma’rifat
Jika mulut sebabkan racun
Inikan pula tingkah dan sifat

Kota gurindam negeri pantun
Bukit yang tinggi jalan menanjak
Jagalah mulut jangan beracun
“JUJUR BERTUTUR, BIJAK BERTINDAK”

Kota gurindam negeri pantun
Pemimpin gagah tiada yang takut
Itulah ulasan mulut beracun
Jangan dicontoh jangan diikut


* JABARAN MUSIBAH

Kota gurindam negeri pantun
Indah lautan tempat berenang
Hendak diulas musibah beruntun
...Di Indonesia dan tanjungpinang

Kota gurindam negeri pantun
Pemimpinnya puan sastrawan juga
Hendak diulas musibah beruntun
ingatkan Dunia sudapun tua

kota gurindam negeri pantun
berseberang dengan jiran Malaysia
di Aceh Tsunami tak dapat ampun
menghabiskan ribuan jiwa manusia

kota gurindam negeri pantun
madah berpantun indah berkias
Tsunami menggulung tiada ampun
Tua muda habis dikebas

Kota gurindam negeri pantun
Sekali berkunjung terkenang dihati
Di Sidoarjo hatipun gerun
Lumpur datang tiada henti

Kota gurindam negeri pantun
Kota budaya rancak dikemas
Hati yang sedih bertambah gerun
Lumpur yang keluar sangatlah panas

Kota gurindam negeri pantun
Menjadi tonggak dan juga pilar
Ragam usaha telah disusun
Namun lumpur tetap keluar

Kota gurindam negeri pantun
Dulu bergelar kota Bestari
Melamun diri dihati gerum
Mendengar gempa bumi silih berganti

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual masakan prata
Di Tanjungpinang musibahpun turun
Sungai Pulai menjadi cerita

Kota gurindam negeri pantun
Hilir mudik transport dan motor
Di Sungai Pulai air menurun
Banyak sebab dan banyak faktor

Kota gurindam negeri pantun
Padat rumah diatas bukit
Air dah surut semakin menurun
Persediaan airpun semakin sedikit

Kota gurindam negeri pantun
Kantor Bu Wali diatas bukit
Awal mula musibah turun
Hutan ditebang ditanam sawit

Kota gurindam negeri pantun
Ramai orang berdagang gambir
Patutlah air menyusut menurun
Sawitkan banyak menyerap air

Kota gurindam negeri pantun
Dagang kain dagang celana
Segala cara sudah disusun
Hujan buatanpun jadi agenda

Kota gurindam negeri pantun
Tiada terdapat komedi putar
Segala cara sudah disusun
Uangpun sudah banyak keluar

Kota gurindam negeri pantun
Mandi hujan badan menggigil
Disungai pulai air menurun
Akibat ulah manusia degil

Kota gurindam negeri pantun
Banyak dijual kue tembuse
Kalaulah air menyusut menurun
Alamat rakyat jadi tersikse

Kota gurindam negeri pantun
Kota yang indah serupa Bali
Atur rencana cepat disusun
Agar sungai pulai penuh kembali

Kota gurindam negeri pantun
Makan berhidang ikan sembilang
Atur rencana cepat disusun
Ambil tindakan jangan terulang

Kota gurindam negeri pantun
Banyak pendatang berdagang kain
Cerita sungai pulai telah dilantun
Berpindahlah pula ke bahasan lain


* JABARAN PENYAMUN

Kota gurindam negeri pantun
Malam yang dingin tampak sunyi
Pantun diulas pasal penyamun
...Hendak dibahas dipantun ini

Kota gurindam negeri pantun
Dahulu kala banyak rakit
Pantun diulas pasal penyamun
Tiada bermaksud hendak mengungkit

Kota gurindam negeri pantun
Ditaman bunga mambunya harum
Pantun diulas pasal penyamun
Tiada bermaksud menyinggung kaum

Kota gurindam negeri pantun
Jujur bertutur kata disemat
Pantun diulas pasal penyamun
Jangan jadikan dendam kesumat

Kota gurindam negeri pantun
Banyak terdapat kue semprit
Penyamun bukan sembarang penyamun
Penyamun yang ini lain sedikit

Kota gurindam negeri pantun
Ombak bertepi hempas menghempas
Pasal budaya sudah disamun
Pasal pulau sudah dirampas

Kota gurindam negeri pantun
Indahnya kota tiada dua
Reog Ponorogopun bisa disamun
Padahal jauh dinegeri jawa

Kota gurindam negeri pantun
Laut ada pantaipun punya
Kenapa sampai bisa disamun
Mana yang ganjil lekas ditanya

Kota gurindam negeri pantun
Taman yang indah hatipun bangga
Kenapa sampai bisa disamun
Tidak kusangka tidak kuduga

Kota gurindam negeri pantun
Dipasar banyak dijual raga
Reog ponorogo sudah disamun
Inikan lagu nak disamun juga

Kota gurindam negeri pantun
Buah yang manis buah delima
Tahukan kamu lagu yang disamun
Rasa Sayange empunya nama

Kota gurindam negeri pantun
Ramainya rakyat merata-rata
Tidak hanya itu yang disamun
Hingga tarianpun jadi berita

Kota gurindam negeri pantun
Banyak rumah berderet-deret
Tahukah kamu tarian yang disamun
Tarian bernama si tari pendet

Kota gurindam negeri pantun
Asyiknya budak bermain goli
Tarian pendetpun sempat disamun
Padahal jauh dinegeri Bali

Kota gurindam negeri pantun
Bertiup angin dayu-mendayu
Sampai kapankah jadi penyamun
Mencorengkan nama rumpun Melayu

Kota gurindam negeri pantun
Mari merasa sop pak jenggot
Dari dahulu dah jadi penyamun
Pulau Ligitan sempat direnggut

Kota gurindam negeri pantun
Hanya satu tiada tiga
Pulau Ligitan sudah disamun
Pulau Sipadanpun dikebas juga

Kota gurindam negeri pantun
Berdepan dengan Pulau Penyengat
Sekali penyamun tetap penyamun
Pulau Jemur berita yang hangat

Kota gurindam negeri pantun
Lebatnya hutan sipokok kayu
Cepatlah sadar wahai penyamun
Jangan robohkan pilar melayu

Kota gurindam negeri pantun
Naik sampan cepat diciau
Pulau Jemur telah disusun
Menjadi hak wilayah Riau

Kota gurindam negeri pantun
Tumbuh sebatang pokok pedada
Boleh berkunjung, boleh melantun
Gunakanlah prosedur yang sudah ada

Kota gurindam negeri pantun
Kuah laksa terasa pedas
Mufakatkan kata rencana disusun
Pemerintah yang bijak pastilah tegas

Kota gurindam negeri pantun
Pantai dan laut tampak indah
Janganlah berbalik kezaman Fir’aun
Maupun zaman Jahiliah

Kota gurindam negeri pantun
Banyak penyu dan kura-kura
Mufakatkan kata rencana disusun
Jangan terjadi perang saudara

Kota gurindam negeri pantun
Duduk termenung hari selasa
Jangan sampai TNI turun
Perang dimulai hancur binasa

Kota gurindam begeri pantun
Rakyat yang senyum tiada berduka
Cepatlah berlutut dan minta ampun
Pintu maaf masih dibuka’

Kota gurindam negeri pantun
Negeri yang kaya emas berpeti
Itulah cerita pasal penyamun
Sungguh sedih mengiris hati

Kota gurindam negeri pantun
Tampak asri dibulan puasa
Itulah cerita pasal penyamun
Mengundang emosi rakyat dan bangsa

Kota gurindam negeri pantun
Bukit yang tinggi jalan berkelok
Itulah tabiat dari penyamun
Jangan dibangun jangan dipupuk

Kota gurindam negeri pantun
Udang pepai pembuat belacan
Janganlah suka samun-menyamun
Karena itu kelauan seytan

Kota gurindam negeri pantun
Tiada terdapat kain belacu
Haruslah diingat sampaikan pikun
Cerita sejarah keanak cucu

Kota gurindam negeri pantun
Kain belacu jangan di siat
Diingat selalu turun temurun
Sampai umur dikandung hayat

Kota gurindam negeri pantun
Bubur candil manis sekali
Dari Dusun sampai Stasiun
Haruslah tahu cerita ini

Kota gurindam negeri pantun
Dahulu terdapat datuk laksemana
Kita bukan Negeri kartun
Yang bisa dibuat semena-mena

Kota gurindam negeri pantun
Banyaknya sayur, sayur keladi
Itulah cerita pasal penyamun
Cerita nyata yang sudah terjadi


    

kumpulan 4

"SI MISKIN MERINTIH"

Kaki terseok berat melangkah
menahan perih luka berdarah
tlah lama terpendam keluh kesah
buat hati kian gelisah

Penat jiwa menyimpan gundah
yg suburkan pikiran jengah
seakan kerap tercekik kerah
hingga terbatuk muntahkan darah

Berpijak di gundukan tanah
yang nampak terbelah-belah
jelas nian lubang merekah
pertanda air enggan tertadah

Jangan ragu ataupun marah
hai mahkluk yg acap lengah
karena Tuhan pandai memilah
kapan hujan turun membasah

Hai Tuan yg berwajah ramah
kelak berjaya, jangan serakah
ingatlah saat dirimu lemah
tak boleh lupa tengok ke bawah

Kenanglah si miskin yg papa
tubuhnya lemah termakan lelah
jalin hidup dg pasrah
cari makan pun susah payah

Itu isyarat atau amanat
Untuk kita sekalian umat
tak boleh lalai sedekah saat melihat
si miskin papa yg kerap terlewat

Karena doa mereka adalah nikmat
bagi orang yg berhati malaikat
namun juga siksa yg perih sangat
tuk orang2 terlaknat

selalulah ingat
doa si miskin papa yg teraniaya dg jahat
Pasti kan Allah Ijabah dg cepat

By : N.Ghelis, 2011.

Jangan merana karena miskin papah
bekerjalah engkau jangan serakah
bahagia itu bukanlah harta berlimpah
hidup sejahtera itu haruslah berkah


Kupanjatkan doa penuh hidmat
Berharap rakyat memperoleh nikmat
Agar tak ada lagi manusia tersesat
Sebelum datangnya hari kiamat


Karena doa mereka adalah nikmat
bagi orang yg berhati malaikat
namun juga siksa yg perih sangat
tuk orang2 terlaknat. disini terasa hidup


Jangan lupakan untuk sedekah
Selagi masih hidup di dunia
Jangan sia-sia kan kaum fafah
Sungguh Arsy bergoyang karma do’anya

 -----------
ada keledai lagi berjalan
ia sanggup narik kereta,
buat mempelai aku ucapkan
moga hidup rukun berbahagia

pergi keladang mencari kayu
tabur benih di tegalan
tuntung pandang ruhui rahayu
baik dan solih berketurunan

Gempa mengguncang semesta kota
Kota porak poranda bagaikan bumi terbelah
Bila sudah mendapat harta dan tahta
Kendalikan diri janganlah serakah

Jika lidah menjadi kelu
Jika pikiran tersumbat buntu
Jika tangan pulalah kaku
Gerangan apa tengah berlaku?

Di tengah dalu duduk termangu
Angin bertalu terasa ngilu
Pikiran resah turut membelenggu
Siramlah wajah dengan berwudlu

Pergi ke apotik membeli obat.
Untuk mengobati kaki terluka.
Jangan lupa untuk bertobat.
...Selagi pintunya masih terbuka.

Setelah tua nampak keriput.
Sudah hilang wajah yg indah.
Bila ajal datang menjemput.
Pintu tobat tertutup sudah.

kumpulan 3

Alangkah indah bunda bertitah
Jika ditentang kenapa harus murka
bukanlah kami tak mau turut perintah
contoh tauladan itu yang kami suka

sungguh muliya nasehat ayah bunda
kasihnya tulus tak kenal untung laba
beliau berpesan kepada ananda
jangan gampang tergoda rayuan narkoba

seikat kelapa mengapung dirawa-rawa
rawa-rawa banjir sudahlah biasa
terjerat narkoba membelenggu jiwa
jiwa merana sepanjang masa


Berlayar di sungai naik sempadan....
Sejuknya angin menyelimuti hati kami....................................

Anak2 hanya mencontoh teladan....
Dari Orangtua yg mereka kagumi...


Kita selalu berpantun ria.
Persahabatan kami tetap terjaga.
Narkoba itu racun dunia.
Jangan dekati apalagi mencoba.


Bunga siantan di Kemboja,.
Dewi mahkota puteri raja,..
Narkoba jangan di cuba,..
Nanti dunia menjadi dua !

Pulau pandan indah mengagumkan
Tak kalah indah dengan pulau angsa
Contoh teladan sangatlah didambakan
Bagi pendidikan anak-anak bangsa

 
Pedagang cina banyak di mangga dua
Tempat beredarnya narkoba di ibukota
...Jangan sampe dunia terbelah dua
Kelak didunia sengsara di akhirat menderita

 ---------
merapatkan tubuh di dinding rumah...
tercekik di antara dingin dan basah...
kala hujan jatuh tertumpah...
rintikx yg gemericik membasuh tanah....

Hujan ini pun mengerti
akan suasana hati
yg tak jenuh menanti
hal yg tak terduga atau tak pasti....

mengapa aku masih di sini
terkurung sepi seorang diri
ditemani jangkrik dan televisi
yg setia nyaring bernyanyi...

Apabila sobat pergi ke kota.
Tolong aku titip beli majalah.
Sakit gigi terasa menderita.
Kena virus cinta serba salah.

Uang tak cukup membeli tiket.
Terpaksalah harus naik pedati.
Kalau cintanya setebal dompet.
Sudah pasti bukan cinta sejati.

Pergi berobat diwaktu libur.
Badan sehat pikiran tenang.
Kita pantun saling menghibur.
Hati yg gundah menjadi riang.

Habis bertandang majelis kenduri
Ucapkan salam sebelum pulang
Kalau ingin mengundang rahmat Illahi
Perbanyaklah amalan pagi dan petang

Ucapkan salam sebelum pulang,
Sudahlah jelas mengandung rahmah,
Banyakkan amal pagi dan petang,
Amal yang ikhlas dan istiqomah.


 --------------

Laju bahtera menerpa bayu.
Behtera menuju ketengah samudra.
Aku hanya pejangga lalu.
Pantun diriku tiada bermakna.

Angin bertiup layar terkembang.
Bahtera mudik ketipe muara.
Ingin hidup terbiar seorang.
Tiada cerdik didiri saya.

Berlalun riak ditepi pantai.
Ombak bergulung putih warnanya.
Berpantun ridak mencari pandai.
Untuk penghubung kita semua.

Kalau tenang anginpun hilang.
Ditepi pantai tiada suara.
Saya senang pemantun senang.
Bisa berandai bila bersua.
--------
punya gelang dari besi
di buatkan tatah permata
apa yang hilan jangan tangisi
minta ganti yang lebih sempurna

Halus dan kemas cantik sekali,
Hasilan tukang di Inderagiri,
Walau pun emas mengganti besi,
Tetap yang hilang takkan berganti..

ke semak rumput berduri...
.kelumpur ada yang di cari.....
masih banyak yang di suyukuri.....
yaitu umur yang tuhan beri

Gelang besi dari Cipaganti
Jangan sampe hilang kedua kali
Meski ada yang sempurna sbg pengganti
Tentu tak seindah sama yang asli

 Mendapat gelang dari palembang
Bersih bersinar dari tembaga
Apa yang hilang biarlah hilang
Yang masih ada layak dijaga


Yang sudah gelang biarlah gelang,
biarlah cincin berbahan besi.
Yang sudah hilang biarlah hilang,
biar tak sedih carilah ganti.


daun rumbia dibuat atap
batang bambu buat penindih
hilang kata mau di ucap
saat bertemu orang di kasih

Daun rumbia nyaman dibuat atap.
Dinding menggunakan batu bata.
Nyatakan cinta tak harus diucap.
...Cukuplah dengan kerlingan mata.


Bermain gitar tepi perigi,
Dipetik lagu irama sedih,
Hati bergetar mulut terkunci,
Itu tandanya bertemu kasih.


bila kapas menjadi benang,
benang di tenun menjadi kain,
jika dinda sayangkan abang,
jangan dilirik pria yang lain.
Kalau buluh ditebang dengan badik . 
Keratlah pinang dengan jari 
Kalau sungguh abang, sayangkan adik. 
Cepatlah dipinang menjadi isteri

bila ragu hendak berlayar,
jangan di tarik sitali jangkar,
jangan ragukan setiaku nan besar,
pastilah dinda kan segera ku lamar.


Getah nangka si getah pisang,
Jatuh setitik melekat di kaki,
Sumpah dinda sayangkan abang,
Tapi melirik tak bisa kompromi..


.burung dara putih kinanti, 
hinggap bertengger dipagi hari,
bukan takut nak ingkar janji, 
takut jikalau beda dimulut lain dihat

Bunga dipetik dahanpun patah.
Karena batang akar digali.
Cinta adik takkan berubah.
Takutkan abang yang ingkar janji.


Busana kini seksi kebahu.
Tidak orang mencari batik tiruan.
Biasa lelaki janji melulu.
Nampak yang cantik adik dilupakan.

...Pergi ciamis jakarta taksinggah.
Malam sepi melintasi sawah.
Janji manis hanya dilidah.
Dalam hati sering berubah.


Kereta kuparkir didepan garasi.
Selagi garasi menutup pintu.
Wanita perpikir dengan hati.
Tapi lelaki dengan nafsu.


Busana kini seksi kebahu.
Tidak orang mencari batik tiruan.
Biasa lelaki janji melulu.
Nampak yang cantik adik dilupakan.

kumpulan 2

Terbangun engkau sambil menangis
Memeluk bunda ceritakan mimpi
Hati ini rasa teriris
Mendengarkan cerita si buah hati

Hapus ananda air matamu
Bunda tak akan meninggalkanmu
Tak kan tega lihat mu tersedu
Biarlah bunda rasakan pilu

Tersenyum engkau kepada bunda
Tanda mengerti beharap asa
Bialah kita hidup berdua
Asal ananda rasa bahagia

Ibuku sayang, masih terus berjalan,
Walau tapak kaki, penuh darah penuh nanah
Seperti udara, kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…. Ibu…
...
Ingin ku dekap, dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu do’a-do’a, lamuri seluruh tubuhku
Tak mampu ku membalas…. Ibu..

Santun kata puisi indah
Dapat dirasa di dalam kalbu
Pantun anda sungguh menggugah
Ingat daku jasa bundaku

Umi menjaga suka dan duka
Kala ku benar atau keliru
Kini bunda sudah tiada
Rasa tak cukup balas jasaku


Katun celana, merah delima
Sedap dipandang enak dirasa
pantun pesona sastra lama
tetap memikat menyentuh rasa

Bersarung katun memanglah keren
tidaklah kalah dengan sarung bali
meski pantun bersaing dengan karya modern
tidaklah salah kita budayakan kembali

waspadalah terhadap silang selisih
jangan emosi bagaikan seorang tirani
kepada sahabat ku ucapkan terimakasih
yang telah berkenan membacai pantun ku ini

jangan dicela bila ada alpa
jangan dicaci bila tak berkenan dihati
jangan pula dihina bila ada khilaf kata
tegur saran yang bermakna itu yang kunanti
----------

Apa merayap di negeri semenanjung
Keranji dan Serapung di Kabupaten Pelalawan
Jangan mengharap puji dan sanjung
Puji dan sanjung permainan setan....

Apa tanda makam keramat
Banyak orang datang berziarah
Apa upaya untuk hidup selamat
Dekatkan diri kepada Allah

Bersampan balik diwaktu malam,
Habis bertandang majlis kenduri,
Bersangka baik sesama Islam,
Turut mengundang rahmat Ilahi.

Pulau seribu diteluk Jakarta
Seribu tupai memanjat kelapa
Kalau lah rindu petanda cinta
Rindu tak sampai badan merana

Seribu tupai memanjat kelapa
Cari kain menutup muka
Rindu tak sampai badan merana
Cari yang lain buat penggantinya

Buah mengkudu buah pepaya
buahny banyak dijual dipasar
Yang dirindu tk menyapa jua
baiknya kita tetap bersabar

Buah mengkudu ada sebelas
matang satu diperam lama
Semoga rindu ini berbalas
agar bersatu cinta di dada


Kalau mengkudu sudah diberi gula. 
Sedap nian rasa sarinya. 
Kalaulah rindu hebat mendera. 
Tataplah bulan sebagai pengganti dirinya
-----------
Anak solok kepekan baru
Melewati jalan kelok sembilan
Jika cinta membuat kita bertemu
Maka perpisahan adalah cinta kenangan

Anak dara berbaju kurung
Rambut tertutup kerudung putih
Di saat cinta mulai berkabung
Usahlah bawa berlarut dalamnya rintih
Berbau harum tapi dimana
Bunga kemboja di pendalaman desa
Lembu tersenyum sapi ketawa
Rupanya mereka se ibu berlainan bapa

Berbau harum di hujung kumis,
Mencium tabib empunya jari,
Lembu tersenyum melirik sinis,
Mengenang nasib beradik tiri.

Kain dilapak terkena debu,
berubah mera jadi warnanya.
Berlain bapak berlain ibu,
saudara apa itu namanya.


 Biji randu kamboja dayak
Harum baunya jika ditanam
Sapi dan lembu berbeda bapak
Namun tak pernah selisih faham


Bila lembu kasih saudara.
Kubangan tidak menjadi lapak.
Saudara seibu masih biasa.
...Sekarang banyak anak takkenal bapak.


Anak belanak asal belacak,..
Gelama patin susah membiak,..
Banyak anak tak kenal bapak,..
kerana berkahwin bernikah tidak !

Anak dara menuju kali,
Hendak mencuci piring belanga...!
Lembu kata saudara Sapi,
Namun bukti akta tak ada....!

kumpulan 1

rumah gadang sembilan ruang,
tegak berdiri di ranah minang,
bercerai kasih bercerai sayang,
talak jatuh cintapun hilang.

berdiri tegak orangg lumpuh..
walau rendah si tua jompo....
walau talak sudah jatuh....
semasa iddah cepatlah ruju

talakpun jatuh tiga kali,
manalah mungkin tuk rujuk lagi,
kalolah cinta di kianati,
lebih baik ku cari lagi.


Salak pondoh dari jogja.
Susah dicari dibeli juga.
Talak jatuh sebagai tanda.
Agar mengerti arti keluarga

Asal kapas menjadi benang
Benang ditenun menjadi kain
Sudahlah lepas jangan dikenang
Panjangnya jodoh cari yang lain


---------


Dikala senja jangan lah gundah
bulan bersinar sebagai gantinya
kehidupan dunia boleh berubah
asalkan iman tetap dijaga

pantun bertuah berisikan hikmah
penuh arahan juga menghibur
ibadah khidmat kepada Allah
tanda insan pandai bersyukur

---------

bertepuk ikutan ramai
berbaris ikutan panjang
dunia akan terasa damai
bila kita berkasih sayang

asam paya ditepi telaga.....
dibawa orang ketika pergi.....
resam dunia mesti berbeda......
ada sayang ada yang benci.
 ---------------

login facebook komputer tua
penat menunggu posting pertama
mengapalah dinda merepek juga
apakah kurang uang belanja

jurang menganga aku lalui.....
lautan dalam akan kuselami......
kurang belanja aku tak peduli....
.asalkan abang gak poligami

"SERIBU KENANGAN"

Dalam sepi gelisah hati
aku bermain dengan perasaan
mengukir bayang dalam angan
dan khayalku melukai

Aku terlalu lemah untuk berdiri
tersungkur dalam gemulai
terjerembab terkapar tertidur terlelap

Duhai kerinduan sepi
kapan kau akan menggelitik hati
dalam bayang sunyi
tersudut aku dalam mimpi

Seribu kenangan kau dan aku
terpahat dalam prasasti tersembunyi
jauh dilubuk hati berpalung dalam
namamu terukir indah dalam legenda


Bandar Jaya, 29 Januari 2011
(alan al_maiwa al_arasy)
Bermalam di brastagi
udara dingin menusuk tulang
manalah pula abang nak poligami
...pujaan hati abang, adinde sorang...

syair malam

dalam hidup pada dunia
tentulah kita miliki cinta
itulah sudah kodrat manusia
kita cuma menjalaninya

cinta itu banyak macamnya
itulah yang dikata para remaja
yang setia itu didamba
namun jarang yang mendapatkannya

walau dapat cinta setia
belum tentu dapat bahagia
kadang derita datang bersua
terhalang restu orang tua

untuk dapat cinta setia
rela berkorban apalah saja
karena impian setiap jiwa
ingin mencinta juga dicinta

kadang harus terpisah lama
juga keluarkan air mata
atau hadapi orang ketiga
jalani berbagai macam derita

INTRIK

Dunia ini Panggung sandiwara
kata achmad albar dalam lagunya
Indah syairnya dalam maknanya
Banyak juga yang kena sindirannya

Ada juga syair ronggo warsito
Tentang hadirnya zaman goro-goro (bercanda)
Bercerita tentang lucunya menungso (Manuasia)
mampu berubah menjadi dosomuko (berwajah 10)

Ada juga tempat yang khidmat
Rujukan rakyat selesaikan balak
Lembaga terhebat juga terhormat
malah dibilang taman kanak kanak

Tujuan gemah ripah loh djinawi
Ternyata banyak yang makan hati
Katanya angka kemiskinan telah diatasi
Ternyata banyak yang jarang ketemu nasi

lurus pasti jalannya shufi
utamakan akherat sebar kebajikan
kasus negeri semua mengerti
seharusnya mudah diselesaikan

merangkum kata dalam tulisan
karena suara tidaklah lantang
mengapa hukum sulit ditegakkan
karena azas Asal Bapak Senang

banyak kasus tak terselesaikan
karena INTRIK para juragan
kalau pemimpin tak turun tangan
maka pemimpin harus diturunkan

saya yang kecil bukan menggurui
cuma berharap negeri yang nyaman
Bila tersentil saudara dan saudari
Mohon maaf mohon ampunkan…

Wassalamu alaikum Wr. Wb…
Januari 30-01-2011

Sarang elang kemana hendak kami cari
Terbangnya tinggi lalu menukik kesemak rimba kami
Kasih sayang tuhan akan kita dapati
Dengan taat sembahyang dan mengaji

Pohon bernama si kayu jati
Lebar daunnya jatuh ketanah
Bertaqwalah hidup di dunia ini
Agar tak sengsara tanggungan kelak dalam tanah
 ---------

Hendak berkasih disayang tidak
Itukah cinta mabuk kepayang
Se tepak sireh berpinang tidak
Bolehkah hamba masuk meminang?

se ikat sirih sebelah pinang
mengapa tidak didalam tepak
sepakat lirih se kata senang
mengapa pula akan ditolak


Bila adat telah mufakat.
Rasa gembira juga senang.
Kata sepakat sudah didapat.
Sila segera masuk meminang.


Kelapa puan tepian desa,..
Duri berlilitan dipanjat jua,..
Jika demikian tuan berkata,..
Mari langsungkan hasrat si putera

Putri bersahaja putra pun suka
Tugas penghulu walimatul nikah
Mari bersama kita berdo’a
Semoga sakinah mawaddah wa rohmah

Ada bejana atas tempayan. . .
Ikat sepuluh batang sarai. . .
Bila keluaga sudah restukan. . .
Akad dipenghulu kita tunai. . .

pesawat sedang melaju....
tertinggal orang yang lari......
jangan cepat teruskam mahu....
apakah dikenal budi si putri

Satu kartun kain kasa,..
Menghias kain putera bangsawan,. 
Satu rumpun lain negara,..
Atas pelamin kita satukan

SYAIR YOAN

SYA’IR KEHIDUPAN

Ini dia syair kuhidupan
Menuntun ummat dan juga insan
Agar hidup pegang pedoman
Sebagai peneguh akhlak dan iman

Hendaklah banyak merenung diri
Berapa lama hidup di bumi
Sudahkah banyak bekal dan isi
Untuk dibawa ke akhirat nanti

Dari nutfah menjadi bayi
Kita ditimang dan disusui
Tiada dapat hiasi diri
Hanya bisa kita tangisi

Hidup di dunia hanya sekerat
Akhlak dan iman dipegang erat
Amal ibadah juga di tingkat
Jangan menjadi kafir yang laknat

Empat perkara kita di ingat
Syariat, tirakat juga hakikat
Satu tujuan sempurna makrifat
Bagaikan besi yang tiada berkarat

Wajiblah kita selalu hindari
Segala macam penyakit hati
Yang bisa merusak pedoman diri
Hancur binasa disiksa nanti






Setelah kecil kita remaja
Janganlah suka bermanja-manja
Jadikan diri hidup bersahaja
Pagarkan iman setebal baja

Hidup itu menempah kunci
Untuk membuka gerbang surgawi
Hindari sifat iri dan dengki
Agar neraka terkunci mati

Janganlah hidup suka berkasar
Nanti karma pasti menyambar
Ibaratkan roda pasti melingkar
Ibaratkan bumi pasti berputar

Ini syair peneguh hidup
Agar jalan tiada meredup
Genggam tujuan tak kembang kuncup
Agar surga dapat di kecup

SYAIR CITA-CITA

Hidup harus bercita-cita
Ibaratkan gelap ada pelita
Jangan memandang semuanya rata
Menyesal nanti disaat renta

Citi-cita bagaikan mimpi
Segala hal boleh dimiliki
Segala benda boleh dipunyai
Segala rasa boleh dicicipi

Bercita-cita hendaklah yang patut
Agar jalan bisa diruntut
Semangat berkobar tiada mengkerut
Jangan turutkan nafsu di perut




Jangan di alpa amal ibadah
Bekerja keras tiada menyerah
Sebagai penghias hidup yang indah
Pasti akan diberkati allah


SYAIR KESALAHAN

Tiada manusia yang tidak salah
Ibaratkan bunga pasti merekah
Teruslah mengkaji tak kenal lelah
Jangan ulangi yang sudah-sudah

Dari yang salah kita belajar
Jujur bertutur dalam berujar
Bijak bertindak sifat yang pintar
Tidak berkelok seperti ular

Kesalahan itu sifat alami
Selalu tertanam di rahim bumi
Hingga menyatu dengan tembuni
Segala tabiat mulai menghuni

Jangan dilupa untuk bertobat
Amal yang koyak dapat dibebat
Dineraka nanti tidak disebat
Berkah dan rahmat dapat berlipat







SYAIR SURGA

Syair surga saya goreskan
Dari pedoman kitab Alquran
Sebagai penguat jalan tujuan
Bukti dahsyat kuasa tuhan

Hidup di surga sangatlah indah
Harta benda semua yang mewah
Tiada orang yang dapat menyanggah
Sebagai pembalas iman di tempah

Wajah serupa bak bidadari
Indah merona putih berseri
Segala tujuan kemana pergi
Selalu diselubung Nur ilahi




Segala makanan rasanya enak
Makan yang banyak perut tak senak
Nikmat pahala tiada di selak
Dapat berkumpul anak-beranak

Disurga itu tiada jabatan
Tak ada yang miskin atau hartawan
Semua penghuni mendapat peran
Sesuai dengan derajat iman

Mari bersama meraih surga
Selamatkan Roh dari Neraka
Terlepas sudah azab dan siksa
Sempurna diri jadi mulia

Janji Tuhan dalam Alquran
Kepada ummat yang kuat iman
Amal pahala jadi tujuan
Tidak mengikut tapaknya setan

SYAIR NERAKA

Syair neraka judul di cantum
Untuk pengingat sekalian kaum
Perbuatan salah pasti dihukum
Entah segudang atau sekuntum

Dalam Alquran di firman juga
Sifat yang salah jangan dibela
Di akhir zaman ditimbang pula
Amal ibadah segala-gala

Jikalau suka berbuat dosa
Siapkan diri untuk di siksa
Di akhirat kelak setan berpesta
Melihat diri hancur binasa




Janganlah suka turutkan nafsu
Eloklah kalau jika di pasu
Tak pandang sulung ataupun bungsu
Kita semua pasti di gancu

Apalagi sampai berzinah
Segala pahala habis terpanah
Hancur badan dikandung tanah
Mencium surga tiadakan pernah

Lainlah lagi jika mencuri
Dosa pasti datang hampiri
Kiri kanan tangan digari
Dipotong dicincang siksa yang pasti

Dengan ibu jangan durhaka
Itulah fiil yang setan suka
Di tapak kaki tak dapat surga
Tapi didapat bara neraka

Janganlah sampai menjadi kafir
Hancur pahala bagaikan pasir
Dari yang lurus kita tergelincir
Jatuh kedalam jurang yang getir

Syair neraka sebagai kiasan
Wujud dan bukti janjinya Tuhan
Mari sekarang kuatkan iman
Jauhkan pula sifatnya setan

SYAIR MENGENAL ILLAHI


Bismillah itu permulaan kalam
Untuk segala makhluk dan alam
Janganlah sampai hatimu kelam
Tak dapat bedakan intan dan nilam

Empat perkara kita di ingat
Syariat, tarikat, makrifat hakikat,
Jangan dipuji jangan di umpat
Hanya mengingat mana yang dapat

Dari dahulu hingga sekarang
Firman di Kitab bukan dikarang
Sebagai khalifah kita menjulang
Mana yang titah mana yang dilarang




Memanglah takdir Tuhan rabbana
Mengingatkan kita jangan terlena
Duduk elok tiada berguna
Coba renungkan madah rencana

Mengenal illahi syair diberi
Janganlah pula kita bimbangi
Bukan menunjuk bijak bestari
Sempena namanya yang kita pahami

Syair ini diberi nyata
Madah yang salah diubah serta
Sebagai ummat tidakkan alpa
Dari cacat dan juga cela

Marilah kita coba uraikan
Mengenal illahi kita jabarkan
Jikalau salah tolong maafkan
Kalaulah benar tolong amalkan

Cahaya hati intan gemala
Memancar cahaya indah menyala
Terang tak dapat samakan pula
Mrangkul alam terang segala

Kelamnya diri penyakit hati
Tiada dapat kita tangisi
Telentang telungkup seorang diri
Cobalah simak dengan teliti

Pesannya itu coba dikaji
Mengenal illahi disuruh cari
Yang sangat elok juga berseri
Daripada Tuhan empunya memberi

Firman Tuhan khalikul rahman
Ibarat kita turun ke taman
Syair ini jadikan pedoman
Jangan sesat lupakan iman

Jikalau kita hendak kembali
Syair ini bawa sekali
Amanat Tuhan awal terjadi
Janganlah lupa jangan pungkiri

Jika lupakan Tuhan yang satu
Sesatnya jalan sudahlah tentu
Dukacita hatipun buntu
Kemana tujuan hendak diseuru

Dengan amanah harus dijaga
Selamat hati, jiwa dan raga
Sedikit terbuka gerbangnya surga
Tingginya mutu derajat mulia

Kalimat syahadat induknya harta
Kepada diri yang tidak buta
Jalan yang lurus terbentang rata
Selamat dari jurang celaka

Syahadat itu mempunyai arti
Sebagai pelita iman dihati
Maksudnya itu apalah arti
Patut dikenal dengan teliti

Empat perkara sebelum akhirat
Ditanya pula dimana tempat
Yang mana lemang yang mana ketupat
Yang mana zat yang mana sifat

Syahadat itu yang punya makna
Tiada yang lain Esa namanya
Pedoman hidup waktu di dunia
Sebelum akhirat datang menjelma

Jika tuan memang mengerti
Jaga yang baik bagian diri
Zat dan sifat semula menjadi
Tiada boleh dipilah bagi

Sesudah wahyu dapatlah makna
Untuk mengenal dengan sempurna
Teleklah olehmu yang bijaksana
Jangan tersalah yang hendak diguna

Kenal kalimah denganlah tentu
Jangan kayu disangka batu
Membedakan setan kawannya hantu
Barulah ummat derajatnya bermutu

Kenalkan kalimah dengan sempurna
Dalil lafaz sebutan makna
Bukannya berupa tiada berwarna
Apakah lagi jantan betina

Kalimah tauhid itu yang esa
Yaitu Qadim tiada binasa
Buatlah kekal didalam rasa
Ada sedianya sepanjang masa

Ada sedianya setiap waktu
Tapi tak boleh dapat ditentu
Bukan seperti kayu dan batu
Setunpuk di sini setumpuk di situ

Tiada bertempat tiada bersifat
Kebendaan yang baru ada bertempat
Bukan seperti awan selipat
Boleh direnggang boleh dirapat

Bukan dikanan bukan dikiri
Ibarat haluan ada kemudi
Bukan dibawah jangan dicari
Bukan diatas jangan fikiri

Bukannya kecil bukannya besar
Panjang pendek bukannya lebar
Tinggi rendah halus dan kasar
Tiadalah dapat hendak di khabar

Ceritanya tak dapat hendak di khabarkan
Ada dalilnya keterangan menyebutkan
Tak dapat dicontoh tak dapaat di misalkan
Ini dalilnya coba dengarkan

Laisa kamislihi saiun
Wahuas samiun basirun
Coba fikirkan denganlah tekun
Fikirkan habis naik dan turun

Cobalah telek siang dan malam
Pagi petang cerah dan kelam
Walau berbaring diatas tilam
Janganlah leka dan jangan diam

Janganlah lupa kita fikirkan
Kata dalil mesti ingatkan
Maknanya susah dapat uraikan
Kalau tak salah habis nyatakan

Cari didalam sifat dua puluh
Yang sepuluh itu jadi penyuluh
Salah benar ataupun sungguh
Tidaklah boleh hancur dan luluh

Lama mengkaji badan berpeluh
Mengenal illahi jadi penyuluh
Sifat ma’nawiah didalamnya tujuh
Akal-ilmu-nyawa juga disentuh

Fikirkan dengan bijkak bestari
Dengan ikhlas madah diberi
Janganlah diam cepat dicari
Untuk mengenal khalifatul bahri

Kenal mengenal tuhan sedia
Kuadrat kuasa anugerah kurnia
Kalau tak tau tak dapat bahagia
Menyamakan hidup kita di dunia

Menemukan rahasia sekalian kata
Kun fayakun diberi nyata
Itulah perbuatan Tuhan semesta
Bila kehendaki serta merta

Dengan kehendaknya sebarang-barang
Tiada sesiapa boleh melarang
Gelap gulita dijadikan terang
Ditengah lautan ditumbuhkan karang

Di dunia akhirat Dia memberi
Makan minum dan juga rezeki
Jangan disangka ikhtiar sendiri
Mencari harta disana-sini

Sekalian perbuatan tuhan yang Baqa
Mendatangkan susah menjadi duka
Ibarat bermain sepak raga
Darinya gerak dengarkan pula

Laatatahar raka ada di daratan
Illa bi iznillahi habis sebutan
Tak boleh bergerak sesuatu ingatan
Barang semuanya dengan perbuatan

Tak boleh bergerak serta berpindah
Dengan sendirinya berpenat lelah
Harta di dunia sebesar zarah
Melainkan dengan izin dan berkah

Kapal berlayar mudik ke hulu
Jalan yang panjang berbatu-batu
Sakit dan payah kita dahulu
Amalan yang baik dapat membantu

Hidup harus banyak belajar
Jujur bertutur dalam berujar
Hindari maksiat dosa yang besar
Taubat nasuha cepat dikejar

Alhamdulilah kata akhiran
Sedikit didapat ilmu pelajaran
Mana yang salah harap maafkan
Kata yang daif jadi sebutan

SYAIR POLITIK

Ini dia syair politik
Membuat hati sedikit terusik
Untuk membuat ragam yang pelik
Tiada bermaksud untuk menjentik

Ada yang bilang politik itu kejam
Lebih perit dari merejam
Tak peduli siang ataupun malam
Atau sepinggan maupun setalam

Haknya rakyat habis dijarah
Mengusik diri menjadi marah
Harta benda dikantor dirumah
Semua hasil dari serakah

Ada juga yang bilang licik
Namun tajam layaknya badik
Menusuk halus ibarat suntik
Dengan jari oknum yang lentik

Tidak semua fikiran itu sama
Ada juga yang suka menderma
Tiada suka membuat dilema
emban amanat yang sudah diterima

Ada juga yang memegang amanah
Menjalnkan ibadah wajib dan sunnah
Jika disapa disambut ramah
Terbuka lebar pintu di rumah

Politik itu banyak ragamnya
Yang mana satu hendak dicerna
Jangan semua dipandang sama
Nanti padah mendapat karma

Syair politik sudah dibuat
Berdasarkan ilham pandangan rakyat
Bukan bermaksud hendak mengumpat
Atau juga menyindir pejabat

SYAIR NARKOBA

Syair NARKOBA hendak digubah
Agar hati dapat tergugah
Kepada kaum yang kena padah
Pemakai ganja ataupun dadah

Apa manfaat yang tuan dapat
Pemakai NARKOBA berbentuk obat
Hanya nikmat datang sesaat
Setelah itu kembali kumat

Ragam berita kita dapati
Radio, Koran, dan Televisi
Akibat NARKOBA tiada terbagi
Badan binasa akhirnya mati




Yang ini pula lain cerita
Salah satu bagian NARKOBA
Kepada pengedar, penikmat ganja
Mati ditembak atau penjara

NARKOBA juga melanda remaja
Muda tua miskin  dan kaya
Papa kedana atau berpunya
Semua bisa jadi sasarannya

Orangtua hendaklah faham
Dapat bedakan pinggan dan talam
Jauhkan anak dari yang haram
Keluarga jadi damai dan tentram

Lapisan masyarakat juga terlibat
Untuk laporkan oknum tebiat
Atur langkah atur siasat
Jangan mengambil tindakan sesat

Ini syair hanya himbauan
Kepada rakyat handai dan taulan
NARKOBA itu pemakannya setan
Bukan pemakan sekalian insan


SYAIR GONGGONG

Syair gonggong jadi sebutan
Sebagai ciri si pulau bintan
Semoga tuan dapat berkenan
Menjamah sedikit ini makanan

Gonggong ini sejenis siput
Banyak dicari diwaktu surut
Hanya dipantai bukan di laut
Atau mungkin diatas busut

Gonggong dikutip dicuci bersih
Lalu direbus air mendidih
Rebus dipanci tindih menindih
Dikompor boleh, ditungkupun boleh




Jangan dilupa selesung sambal
Lawannya nasi bukannya gubal
Gonggong dicongkel bukan ditual
Dagingnya sungguh nikmat dan kenyal

Ini syair si gonggong rebus
Bukan ditumis atau di kukus
Makanan khas nikmat dan bagus
Boleh dicolet sambal dan saus

Gonggong banyak di Tanjungpinang
Siapa mencicip pasti terkenang
Pulang kampung terbayang-bayang
Gonggong rebus hingga segantang


SYAIR CINTA

Cinta itu cahaya hati
Melanda makhluk juga insani
Tiadalah dapat kita pungkiri
Ianya datang dengan sendiri

Cinta itu tak dapat digambar
Apatahlagi untuk diujar
Tak peduli tunggal ataupun kembar
Cinta pasti datang menyambar

Cinta laksana Roh-nya ummat
Di lubuk hati ianya tersemat
Mencari pasangan untuk dipikat
Tak pandang derajat ataupun pangkat




Namun cinta tak dapat dicari
Semua tergantung dari illahi
Kapan Dia-nya ingin memberi
Kepada ummat yang dikasihi

Kasih dan sayang wujudnya cinta
Bukan memandang banyaknya harta
Bukan melihat badan dan mata
apatah lagi cacat dan cela

wujud cinta kuasa tuhan
menunjukkan Rahim dan Rahman
terkadang menguji tebalnya iman
dari godaan jembalang dan setan

cobalah telek Adam dan Hawa
bukti kisah nyata kuasa
di dalam Hadist juga dikata
cinta itu harta berharga

bicara cinta banyak ragamnya
banyak bentuk banyak wujudnya
banyak kisah banyak alurnya
semua tersirat didapat makna

jadikan cinta sebagai peneguh
penopang iman agar tak runtuh
penopang semangat agar tak roboh
tak pandang pagi, siang dan subuh

cinta terhadap sesama makhluk
membuat hati sedikit terketuk
sepanjang hari tak dapat ngantuk
siang malam fikiran merasuk

cinta diri Ibu tersayang
membuat hati rindu dan bimbang
mengingat anak dirantau orang
sepanjang waktu selalu terbayang

lain lagi cinta remaja
sedikit baik banyak celaka
disaat berdua ada ketiga
setan laknat penghuni neraka

belajarlah dari cintai diri
capaikan cita juga prestasi
janganlah lupa untuk patuhi
segala perintah dari Illahi

itu sedikit bentuknya cinta
dari ragam cerita dunia
hanya sebagai ingatan saja
cinta datang dari yang kuasa

SYAIR SEPULUH DOSA KUFUR

Wajiblah tau durhaka kufur
Didalam syair akan di tutur
Hendaklah fikir dalam tafakur
Sebelum jasad masuk kekubur

Ingatlahlah selalu dalam ingatan
Allah ta’ala jangan nafikan
Bisa meluntur jazamnya iman
Hidup pun hancur di akhir zaman

Yang kedua ingatlah juga
Jangan nafikan Nabi yang mulia
karena Allah berikan Kurnia
Dari ‘arasy turun ke dunia

Yang ke tiga jangan takabur
Jagalah mulut hingakan subur
Jagalah hati hinggakan makmur
Selamatlah Roh di alam kubur

Yang ke empat lainlah pula
Jangan menyembah pada berhala
Kepada dukun bukanlah juga
Hanya kepada allah yang Esa

Yang kelima jangan ragukan
Sabda Nabi yang sudah di kitabkan
Dawuh ijma’ jangan lupakan
Dari ulama zaman ke zaman

Yang ke enam jangan terikat
Antara Adat dengan Hakikat
Hendaklah hati diberi sekat
Agar selamat dunia akhirat

Yang ketujuh jangan ragukan
Hari kiamat yang sudah ditentukan
Surga neraka yang juga dijanjikan
Didalam Hadist maupun Al-Qur’an

Ke delapan selalu yakinkan
Antara halal dan yang diharamkan
Jangan ikuti nafsunya setan
Yang hanya merusak pilarnya iman

Ke Sembilan jangan membenci
Baik di akal maupun di hati
Karena bisa merusak diri
Hancur binasa di siksa nanti

Ke sepuluh harus di patri
Jagalah selalu firman Illahi
Jangan jatuhkan Qur’an yang suci
Apalagi ditempat keji

SYAIR PEMUJA CINTA

Dengan bismillah saya goreskan
Kata tercipta itu suguhan
Pemuja cinta syair gubahan
Silap dan salah mohon arahan

apabila bertentang mata
asa merantai merana jiwa
jika tersenyum bulan purnama
serasa raga melanglang buana

tiada sesiapa berani haling
onak dan duri rela di terjang
cinta datang tidak diundang
cinta anugerah pencipta bintang

jikalau sudah merajut kasih
muka yang garang menjadi asih
luka tak akan menjadi perih
jika datang penghibur sedih

purnama bertahta disanubari
suka cita hiasi diri
jangan sampai patahlah hati
hidup tak guna serasa mati

cinta itu delima merah
siapa terkena janganlah marah
cinta yang suci hilangkan susah
disaat bibir senyum merekah

cinta juga pembawa derita
andaikan tuan tak punya rasa
amarah meledak cemburu buta
alamat dunia jadi neraka

janganlah suka bermain api
tak kuat raga terbakar diri
cantik berdua jadi sendiri
mawar melatipun jadi benci

jika nasib dikandung badan
suntinglah ia sang pujaan
mohonlah restu naik pelaminan
melepaskan diri dari celaan

ini syair pemuja cinta
sedang merana dilamun cinta
sekedar pesan untuk semua
tinggal yang buruk ambil baiknya

SYAIR TANGISAN ALAM

Apabila bencana datang melanda
Disitulah alam porak-poranda
Manusia iba tiada daya
Dengan ujian Maha Kuasa

Bencana menghantam bumi pertiwi
Insane Illahi melarikan diri
Kaki menapak tiada henti
Membawa serta anak dan istri

Banyak manusia lagi berduka
Kartena hilang sanak saudra
Air mata basahi muka
Mengenang duka sedang melanda

Nasib yang malang kini didapat
Saat manusia belum bertobat
Meratap diri di akhir hayat
Mengenang dosa sudah dibuat

Apa penyebab dunia menangis
Karena ulah manusia bengis
Hingga yang harampun habis di kais
Menyandang gelar bagaikan iblis

Dunia menangis alam merintih
Insane berjalan tertatih-tatih
Karena tak tahan menahan perih
Lunglailah tubuh yang telah letih

Azab datang tidak diundang
Datang dari pencipta bintang
Tiada siapa yang sanggup menghadang
Saat gempa datang menerjang

Tuhan murka pada pendosa
Karena dunia tempat berfoya
Di akhir hayat mendapat siksa
Hancur binasa dalam neraka

SYAIR DUNIA NYATA

Apabila hutan sudah di gundul
Alamat banjir akan menyusul
Tiada obat ataupun kapsul
Banyaklah orang tenggelam timbul

Sudahlah banyak bencana gempa
Itu semua kehendak pencipta
Apalah daya hendak dikata
Semuanya telah jadi binasa

Bencana datang terus melanda
Itu semua ulah manusia
Hendaklah selalu kita berdoa
Agar mendapat hidup bahagia

Sudah menjadi suratan diri
Musibah datang silih berganti
Dekatkan diri pada illahi
Semoga hidup tidak merugi

Dilaut Tsunami, didarat Gempa
Apakah itu namanya petaka
Kalaulah benar itu adanya
Alamat hidup akan sengsara

Dari dahulu hinga sekarang
Pembangunan dibangun tinggi menjulang
Walau bencana selalu datang
Tapi manusia tak bisa menentang

Hutan dan bakau habis ditebang
Itu semua ulah pembangkang
Sampai waktunya musibah datang
Sehingga kita jadi tak tenang

Sudah terbukti di zaman kini
Sedang dibangun suatu negeri
Tapi semua kehendak illahi
Bencana datang disana-sini

Memang manusia banyak yang hebat
Tapi semua tiada yang kuat
Allah member ada manfaat
Supaya kita kenal akhirat

Di dalam Gurindam telah dikata
Pasal dua belas empunya makna
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta